Mahasiswa Bina Darma Tewas Lakalantas

Gusti Perjalanan Mudik ke Desa Sidang Mas Banyuasin

Warga Desa Sidang Mas Kabupaten Banyuasin merupakan mahasiswa Universitas Bina Darma semester IX yang berencana melakukan perjalanan mudik ke kampung

Gusti Perjalanan Mudik ke Desa Sidang Mas Banyuasin
Sripoku.com/Rangga Efrizal
Jasad Gusti Andika (23), mahasiswa Universitas Bida Darma yang tewas laklantas ketika dibawa ke Kamar jenazah RSMH Palembang, Jumat (21/12/2018) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rangga Efrizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gusti Andika (23) harus meregang nyawa usai kecelakaan lalu lintas di jalan Soekarno Hatta Palembang.

Warga Desa Sidang Mas Kabupaten Banyuasin merupakan mahasiswa Universitas Bina Darma semester IX yang berencana melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya.

Menurut Ivan Azwar (22) teman satu kos, sekaligus satu kampung korban.

Korban Gusti pamit pulang kampung sekitar pukul 10 pagi sendirian.

"Gusti sudah biasa pulang kampung naik motor. Karena, jarak kampung ke Palembang tidak terlalu jauh, sekitar 2 jam. Namun tadi sekitar jam setengah satu kami dapat kabar, kalau korban tewas kecelakaan," ujarnya, Jumat (21/12/2018).

Korban yang menggunakan motor Honda Jenis Beat Nopol BG 3358 JAM menjadi korban laka lantas di Jalan Soekarno Hatta Kota tepatnya di depan lorong pakjo ujung Kota Palembang sehingga dirinya pun tewas ditempat.

Disamping itu, Beli (20) salah satu keluarga korban yang juga sudah tiba si rumah sakit Umum mengatakan, korban hendak pulang kedesanya dari plaju. Namun ,dirinya juga tidak tahu apakah kakaknya itu merupakan korban tabrak lari atau bukan.

Mahasiswa Universitas Bina Darma Tewas Lakalantas di Jalan Soekarno-Hatta Palembang

Dijambret di Kawasan Soekarno Hatta Palembang, Dua Hp Mardiansyah Lenyap

Video Mahasiswi Ditemukan Tewas di Dalam Kafe Planet Palembang

"Sepupu saya itu mau pulang ke kampung dari plaju. Saya tidak tahu persis kronologinya. Saya sudah menelpon keluarga di kampung, saat ini masih diperjalanan menuju rumah sakit," katanya.

Sementara, Brigadir Frenda sebagai anggota TKP 603 Musi dua saat ditemui di Rumah Sakit Umum M. Hosein mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan di TKP untuk memastikan apakah korban laka tunggal atau korban tabrak lari.

"Informasi Sementara kendaraan arah korban dari Jalan Paramiswara mengarah ke simpang bandara. Kejadian tepatnya di jalan Pakjo ujung. Saat ini belum bisa disimpulkan laka lantas atau bagaimana, untuk korban meninggal dunia dan mengalami luka serius di bagian kepala," Ujarnya.

Kondisi korban meninggal dunia di TKP, dengan luka dikepala. Diduga korban merupakan korban tabrak lari.

"Belum dapat dipastikan, tetapi di duga tabrak lari," jelasnya.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved