Berita Palembang

Terdakwa Pembunuh Sopir Taksol Sofyan Dituntut 10 Tahun, Roni Emosi Lihat Pembunuh Anaknya Disidang

Sidang Pembunuhan Sopir Taksol, Kgs Roni Emosi Lihat Pembunuh Anaknya Masuk Ruang Sidang

SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Frans, terdakwa pembunuh sopir taksi, Sofyan, menjalani sidang tuntutan di ruang sidang anak Pengadilan Negeri 1A, Senin (10/12/2018). Sementara Kgs Roni emosi melihat pembunuh sang anak menjalani persidangan. 

"Keluarga nih kurang puas dengan pembunuhan itu. Cara dia mengeksekusi lebih dari PKI atau binatang buas."

"Kami mau hakim menjatuhkan vonis seberat-beratnyo. Rasonyo bukan main, caro mereka bunuh anak saya. 10 tahun belum berat. Kami ingin hukuman mati," ujar Roni didampingi keluarga.

Tanah Bekas Galian LRT Palembang Jadi Kerajinan Bernilai Jutaan Rupiah

Disambut Suporter di Bandara Internasional SMB II Palembang, Tangis Personel Sriwijaya FC Pecah

BREAKING NEWS: Solihin Gorok Leher Anak Kandungnya Hingga Tewas

Inilah Deretan Polwan Cantik yang Pernah Viral dan Hebohkan Publik, No 4 Anak Artis Senior Terkenal!

Sementara kuasa hukum Frans, Ahmad Rizal SH dalam pembelaannya mengatakan, bahwa Frans melakukan pembunuhan di bawah ancaman dan paksaan oleh Acun.

Tersangka juga menyerahkan diri dan merupakan anak di bawah umur sehingga tuntutannya maksimal 10 tahun penjara.

"Tersangka Frans tadi dituntut 10 tahun, mau kita yang dituntut berat itu otak dari pembunuhan ini," jelasnya.

Sementara, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Purnama, dalam tuntutannya mengatakan untuk tersangka Frans dikenakan pasal 340 junto 55 mengenai pembunuhan berencana.

"Tadi si Frans dikenakan pasal 340 junto 55 mengenai pembunuhan berencana. Namun karena yang bersangkutan adalah anak-anak maka hukumannya maksimal 10 tahun. Hari ini agendanya pembacaan tuntutan dan akan dilanjutkan dengan pledoi besok," jelasnya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved