Kejuaraan Dunia Motocross MXGP Jadi Agenda Permanen di Sumsel
Kejuaraan Dunia Motocross MXGP Jadi Agenda Permanen di Sumatera Selatan.
Terlebih sejak PON digelar 2004 digelar kemudian SEA Games 2011 hingga Asian Games 2018 Sumsel mampu menjadi menyelenggara yang baik.
"Kita dituntut menjaga kestabilan ini. Bukan hanya pemerintah saja tapi Sumsel dan isinya termasuk semua lembaga yang bergerak di Sumsel," terangnya.
MXGP ini diyakininya pasti sudah sangat dinantikan penggemar otomotif.
Terlebih bagi pabrikan motor, agenda ini tentu akan menjadi moment untuk mempromosikan produk dan crosser mereka.
"Di Babel tahun lalu ada sekitar 30-an negara yang ikut.
Di Sumsel juga tidak akan jauh beda Kalau soal dana gambaran kasarnya sekitar Rp20-25 miliar.
Mudah-mudahan kita bisa dengan partisipasi semua pihak " ujarnya.
Sesuai lahan yang tersedia, track MXGP ini jelas HD akan dibangun di atas lahan yang akan digunakan untuk Politekni Pariwisata dan Politeknik Olahraga Indonesia (POI). " Tapi saya minta ini harus terkelola dengan transparan. Dengan mengucap Bismillah ini kita jadikan," ujarnya.
Sementara itu Staf Khusus Gubernur Bidang Olahraga Irwansyah menjelaskan bahwa untuk penyelenggaraan kejuaraan dunia ini, dibutuhkan lahan sedikitnya 20 hektare.
"Saat ini kiya menunggu arahan gubernur untuk floating area. Sebelumnya sudah ada pembicaraan awal dengan Kadispora bahwa kejuaaran motocross dunia imi memang ingin dihadirkan pak gubernur setiap tahun di Sumsel. IMI pusat sangat mendukung event ini hadir terus di Sumsel," tambahnya.
Dikatakan Irwansyah kejuaraan ini merupakan rintisan yang sudah mereka lakukan tahun 2015 silam di Sirkuit Lanud Talang Betutu. Sebelumnya kejuaraan ini sudah dua kali digelar di Bangka Belitung.
"Sebenarnya tahun 2017 Sumsel juga siap menggelar ini selain Babel, tapi kemarin fokusnya masih ke Asian Games," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/gubernur-sumsel-h-herman-deru-pimpin-rapat-kejuaraan-dunia-motocross-mxgp.jpg)