Anak Juga Rentan Terkena Anemia, Cegah Dengan Cara Sederhana ini

Agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan tersebut sebaiknya Anda mencegahnya dengan cara yang sederhana.

Editor: ewis herwis
iStock
Ilustrasi anak juga dapat mengalami anemia 

SRIPOKU.COM-- Anemia adalah suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah dalam tubuh menurun di bawah normal untuk usia anak.

Sel darah merah diisi dengan hemoglobin, protein berpigmen khusus yang memungkinkan untuk membawa dan mengirimkan oksigen ke sel-sel lain di dalam tubuh.

Sel-sel di otot dan organ anak membutuhkan oksigen untuk bertahan hidup.

Penurunan jumlah sel darah merah ini berakibat fatal sehingga dapat memengaruhi kecerdasan, kesehatan, hingga keselamatan jiwanya.

Tanda anemia yang umum terlihat mungkin seperti kelemahan, lelah, letih, lesu dan lunglai.

Agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan tersebut sebaiknya Anda mencegahnya dengan cara yang sederhana.

Ilustrasi
Ilustrasi (Klikdokter.com)

Beberapa hal yang harus dilakukan antara lain: 

- Jangan berikan susu sapi sampai Si Kecil berusia lebih dari 12 bulan.

Memberikan susu sapi sebelum anak siap dapat menyebabkan kehilangan darah di tinja dan juga menurunkan jumlah zat besi yang diserap usus.

- Jika sedang menyusui.

Bayi akan memiliki persediaan zat besi yang cukup sampai setidaknya 4 bulan.

Ilustrasi anak alami anemia
Ilustrasi anak alami anemia (Pondok Ibu)

Setelah itu, jika anak terus disusui dan mulai mengonsumsi makanan padat, beri dia makanan dengan tambahan zat besi.

Bicaralah dengan dokter anak Ms tentang makanan yang paling cocok.

- Jika memberi susu formula kepada bayi, berikanlah dengan zat besi tambahan.

Formula rendah zat besi dapat menyebabkan anemia defisiensi besi.

Sumber: Nakita
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved