Berita Palembang
OBOROT 2018, Ajang Perkenalkan Sumsel Melalui Konferensi Pendidikan Pariwisata
Politeknik Pariwisata Palembang menjadi tuan rumah One Belt, One Road, One Tourism atau OBOROT 2018.
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Siti Olisa
Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Politeknik Pariwisata Palembang menjadi tuan rumah One Belt, One Road, One Tourism atau OBOROT 2018.
Ajang ini merupakan kesempatan untuk memperkenalkan Kota Palembang dan Sumatera Selatan lewat konferensi perguruan tinggi pariwisata.
Dr. Zulkifli Harahap, M.M.Par, Direktur Politeknik Pariwisata Palembang, mengatakan dalam ajang yang baru pertama kali digelar itu ada sebanyak 73 peserta yang datang dari 11 negara di dunia.
Baca: Di 11 Desa Empatlawang Ini Tak Ada Satu Pun yang Bayar Pajak
Para peserta itu akan mengikuti kegiatan mulai dari tanggal 22-24 November. Setelah itu peserta akan memaparkan hasil penelitiannya pada sebuah panel diskusi.
"Mereka umumnya datang dari beberapa perguruan tinggi internasional yang fokus di bidang pariwisata. Meski ada juga lembaga pemerintahan di luar negeri,” kata Zulkifli pada Konferensi Pers usai pembukaan OBOROT 2018 di Griya Agung, Rabu (22/11/2018).
Selain mengikuti pertemuan pendidikan bidang pariwisata, para peserta juga disuguhkan penampilan kebudayaan dan kesenian daerah Sumatera Selatan serta Indonesia. Mereka pun diajak mengetahui tentang pariwisata yang ada di Bumi Sriwijaya.
Baca: Alfredo Vera:Raih 6 Poin di 3 Laga Sisa, Sriwijaya FC Tak Bergantung kepada Duel PS Tira vs PSMS
Dimana pada hari terakhir, peserta akan mengikuti tur ke beberapa tempat di Kota Palembang. Musi Tour dengan mengunjungi Pulau Kemaro dan Kampung Al Munawar.
"Setelah mengenalkan provinsi Sumatera Selatan dan Kota Palembang kepada dunia, tentunya nanti akan bermuara pada peningkatan kunjungan pariwisata daerah,” ujarnya.
Staf Ahli Kementrian Pariwisata, Anang Sutono menambahkan 73 peserta berasal dari 26 universitas di 11 negara mulai dari Cina, Hong Kong, Malaysia, Thailand, Filipina, Myanmar, Uzbekistan, Korea Selatan, Inggris dan Arab Saudi, termasuk Indonesia.
Baca: Jelang Pilpres 2019, Muhammadiyah Punya Rumus Sendiri Dalam Memilih Calon Pemimpin
Ia mengungkapkan, OBOROT 2018 menjadi wadah praktisi, akademisi, peneliti dan pejabat pemerintah dalam membuat kebijakan ke depannya. Dari sini akan menjadi awal bagi pemangku kepentingan di sektor pariwisata yang sudah bertukar ide dan informasi lewat paparan hasil penelitiannya.
OBOROT 2018 mendatangkan banyak akademisi terkemuka seperti Prof. Kaye Chon dari Hong Kong Polytechnic of University dan penulis buku serta tokoh pariwisata dunia, Prof. Alastair M. Morrison.
"Melalui ajang ini kita harapkan dapatkan menciptakan SDM handal dibidanhnya, serta semakin mempekernalkan potensi wisata di Palembang," harapnya.
====
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/oborot.jpg)