Berita Palembang

Berita Palembang: ASN Laki-laki Sambut Baik Peluncuran "Siabuh", Kedisiplinan dan Ramaikan Masjid

Rencana pemerintah Kota Palembang meluncurkan “Siabuh”, aplikasi Salat Subuh yang tersedia di android guna memantau kinerja ASN

SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Harnojoyo menghadiri acara puncak Ziarah Kubro, di Kampung Sri Bayas, Kota Palembang, Minggu (6/5/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Rencana pemerintah Kota Palembang meluncurkan “Siabuh”, aplikasi Salat Subuh yang tersedia di android guna memantau kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) baik tingkat kota, kecamatan serta kelurahan disambut baik banyak pihak. 

Aplikasi yang akan diluncurkan tanggal 18 November nanti ini akan diketahui jika ada ASN terutama laki-laki yang jarang ke Masjid. 

Camat SU II Palembang, M Ichsanul Akmal mengatakan, bukan hanya semata karena kehendak Walikota Harnojoyo yang menginginkan Subuh berjamaah ini menjadi booming atau besar, melainkan melatih kebiasaan dan meningkatkan kedisiplinan terutama kaum laki-laki. 

Menurutnya, kaum laki-laki itu seyogyanya wajib salat 5 waktu di masjid serta musala. Jadi harus disyukuri Palembang mempunyai pemimpin yang menggerakkannya. 

"Jadi, dengan harapan seluruh pejabat ASN mengajak warga di lingkungan sekitar rumahnya untuk bersama meramaikan masjid dan musala. Membaur serta bersilahturahmi bersama warga tempat dia tinggal," jelasnya, Rabu (7/11/2018).

Hanya saja, dirinya tidak mempermasalahkan apabila pihak yang belum bisa melaksanakan Subuh berjamaah ini. 

"Itu kan pribadi masing-masing, toh ini juga untuk kita pribadi," jelasnya. 

Sementara, Lurah 7 Ulu Palembang, Herryanto menambahkan, dirinya menyambut baik akan diluncurkannya aplikasi "Siabuh" ini, lantaran selain membuat masjid dan musala menjadi ramai juga meningkatkan kedisiplinan ASN. 

"Semoga dengan ini masjid-masjid jadi ramai saat Salat Subuh, kedepannya bisa seperti Salat Jumat," jelasnya. 

Sebelumnya, Walikota Palembang, H Harnojoyo mengatakan, aplikasi "Siabuh" ini ditujukan kepada semua ASN Kota Palembang seperti yang tercantum dalam Perwali mengenai Salat Subuh, agar menunaikan salat subuh di daerahnya masing-masing.

Apabila terlambat, akan diketahui melalui indikatornya, sementara yang tepat waktu dan selalu tepat waktu akan menerima rewards, ini lantaran dirinya ingin melihat bagaimana pejabat di kota ini menjadi penggerak Salat Subuh di lingkungan masing-masing. 

"Sistemnya seperti absensi ya, jadi mulai dari pukul 4.30 WIB hingga pukul 5.30WIB para pegawai dipersilakan mengisi laporan salat subuhnya dengan mengunggah foto. Kalau sudah masuk pukul 06.00WIB sudah tak dihitung lagi, aplikasi tak bisa dibuka lagi, maka dari itu harus tepat waktu," ujarnya. 

Terpisah, Kabag Kesra Setda kota Palembang Riza Pahlevi menambahkan dengan aplikasi ini wali kota bisa memantau secara langsung Masjid/Mushala mana saja yang ramai saat Salat Subuh.

"Target yang berikutnya wali kota ingin masjid selalu ramai dengan gerakan 1100 Ustad pada tahun 2020 mendatang. Tahun ini ada 107 ustadz yang kita gaji Rp2 juta per bulan, 2019 nanti kami anggarkan untuk 500 ustadz. Ini semua agar visi misi wali kota yang menginginkan Palembang menjadi kota yang islami tercapai," tutupnya

Baca: Maia Estianty Menikah, Mulan Jameela Mulai Akui Kekurangan Diri Sendiri? Ini Terjadi di Postingannya

Baca: Berita Palembang: BNNP Sumsel Ajak Admin Netizen Bentengi Followers dari Bahaya Narkoba

Penulis: Reigan Riangga
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved