Apakah Faktor Genetik Berpengaruh pada Kemampuan Atletik Seseorang?

Pernahkah Anda bertanya-tanya, bagaimana atlet top dunia bisa begitu jago? Bagaimana cara Usain Bolt melintasi trek lari dengan kecepatan tinggi?

Apakah Faktor Genetik Berpengaruh pada Kemampuan Atletik Seseorang?
time.com
Usain Bolt. (depan) 

SRIPOKU.COM - Pernahkah Anda bertanya-tanya, bagaimana atlet top dunia bisa begitu jago? Bagaimana cara Usain Bolt melintasi trek lari dengan kecepatan tinggi? Apakah dia separuh cheetah?

Bagaimana dengan Michael Phelps? Apakah dia setengah lumba-lumba? Atau apakah karena dia memiliki seorang guru hebat yang berasal dari sekolah ikan?

Pepatah yang mengatakan bahwa "rajin pangkal pandai" memang masuk akal. Tetapi apakah latihan adalah satu-satunya hal yang memengaruhi kepandaian seseorang dalam olahraga tertentu?

Bisakah seseorang "terlahir pandai"? Atau, dapatkah tes genetik memprediksi performa atletik?

Dalam beberapa tahun terakhir, ada peningkatan signifikan dalam penggunaan tes DNA dalam tim olahraga, pelatih, dan atlet.

Ini adalah topik yang sangat kontroversial. Tapi dari sudut pandang ilmiah, gagasan mengakses informasi genetika untuk memprediksi kemampuan olahraga adalah prospek yang mengasyikkan.

Masing-masing dari kita memiliki struktur DNA yang berbeda dan tidak dapat diubah, serta memengaruhi kita dengan cara yang sangat berbeda-beda.

Beberapa dari kita jago dalam berlari, sebagian lainnya tidak dapat memproses gluten, dan sebagian lagi mabuk berat hanya karena beberapa tetes alkohol.

Namun, sekadar memiliki DNA yang tepat tidak selalu membantu dalam menjalani hidup atau meningkatkan kemampuan.

Memahami DNA dan bagaimana pengaruhnya terhadap tubuhlah yang memungkinkan para atlet top memanfaatkan kecenderungan genetik dan mengembangkan kemampuan fisik mereka.

Halaman
123
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved