Berita Palembang

Satu Keluarga Ditemukan Tewas, Komunitas Peduli Hewan Sayangkan Dua Anjing Ikut Ditembak Mati

Kisah pilu satu keluarga ditemukan tewas bersama dua anjing peliharaannya menuai simpatik, khususnya Komunitas Palembang Peduli Hewan (PPH).

Satu Keluarga Ditemukan Tewas, Komunitas Peduli Hewan Sayangkan Dua Anjing Ikut Ditembak Mati
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Choky dan Snowy dua anjing peliharaan korban pembunuhan di Kompleks Kebon Sirih Palembang usai diidentifikasi oleh polisi, Rabu (24/10/2018). 

Satu Keluarga Ditemukan Tewas, Komunitas Peduli Hewan Sayangkan Dua Anjing Ikut Ditembak Mati

Laporan wartawan Sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kisah pilu satu keluarga ditemukan tewas bersama dua anjing peliharaannya menuai simpatik, khususnya Komunitas Palembang Peduli Hewan (PPH).

Dua ekor anjing berjenis terier pudel dan minipom tersebut ditemukan ikut meregang nyawa di bak kamar mandi di halaman belakang rumah.

"Dua ekor anjing itu kemarin ikut dibawa ke RS Bhayangkara. Kami sudah menghubungi pihak kepolisian agar bangkai anjing jangan dibuang."

Fransiskus Xaverius Ong (45), Margareth Yentin Liana (43), Rafael Fransiskus (18), dan Kathylin Fransiskus (12). Satu keluarga ditemukan tewas di rumahnya Kompleks Villa Kebon Sirih Palembang, Rabu (24/10/2018).
Fransiskus Xaverius Ong (45), Margareth Yentin Liana (43), Rafael Fransiskus (18), dan Kathylin Fransiskus (12). Satu keluarga ditemukan tewas di rumahnya Kompleks Villa Kebon Sirih Palembang, Rabu (24/10/2018). (IST)

Baca: Satu Keluarga Ditemukan Tewas, Beredar Video, FX Ong Sempat Rayakan Ulang Tahun

Baca: Satu Keluarga Ditemukan Tewas, Usai Menembak Istri Ong Merokok Sejenak

Baca: Satu Keluarga Ditemukan Tewas, Cece Lihat WIL di Ponsel Koko. Diduga Jadi Penyebab Istri Minta Cerai

"Bagaimanapun hewan berhak bahagia dengan penguburan yang layak seperti manusia."

"Kami ingin melakukannya, namun jika dari pihak keluarga ingin menguburkannya ya kami bersyukur. Intinya jangan sampai di buang," ungkap Ketua Palembang Peduli Hewan (PPH), Devi, kepada Sripoku.com, Kamis (25/10/2018).

Menurut Devi, kematian dua anjing kesayangan keluarga tersebut yang bernama Choki dan Snowi tersebut, menambah daftar panjang kekerasan atas hewan.

Fransiskus Xaverius Ong (45), Margareth Yentin Liana (43), Rafael Fransiskus (18), dan Kathylin Fransiskus (12). Satu keluarga ditemukan tewas di rumahnya Kompleks Villa Kebon Sirih Palembang, Rabu (24/10/2018).
Fransiskus Xaverius Ong (45), Margareth Yentin Liana (43), Rafael Fransiskus (18), dan Kathylin Fransiskus (12). Satu keluarga ditemukan tewas di rumahnya Kompleks Villa Kebon Sirih Palembang, Rabu (24/10/2018). (IST)

Baca: Video Penyerahan Jenazah Satu Keluarga Tewas Disambut Isak Tangis

Baca: Berita Terkini Satu Keluarga Ditemukan Tewas. Isak Tangis Pecah di RS RK Charitas Palembang

Apalagi kedua peliharaan tersebut ditemukan mati.

"Kami melihat dari laporan dan kejadian-kejadian yang kami dapatkan, kekerasan pada hewan peliharaan maupun liar di Palembang terus meningkat."

"Kemarin saja di Plaju ada dua ekor kucing mati dugaan diracun. Sampai sekarang belum ada data angka pastinya," ungkapnya.

Jasad satu keluarga terdiri empat jenazah, warga Kompleks Villa Griya Kebun Sirih kawasan Patal Pusri Palembang dibawa ke Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Rabu (24/10/2018).
Jasad satu keluarga terdiri empat jenazah, warga Kompleks Villa Griya Kebun Sirih kawasan Patal Pusri Palembang dibawa ke Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Rabu (24/10/2018). (SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA)

PPH mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menjadikan hewan sebagai pelampiasan masalah dan meminta upaya pemerintah segera mendata kepemilikan hewan sebagai data acuan melindungi peliharaan dari kekerasan.

Seperti diberitakan sebelumnya satu keluarga berjumlah empat orang ditemukan tewas dengan luka tembakan dalam sebuah rumah dua lantai di Jalan Villa kebon Sirih RT 05 RW 05 Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni Kota Palembang.

====

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved