Berita Palembang

Berita Palembang: Lorong Basah Night Culinary Semakin Manjakan Pengunjung, Parkin Dijamin Aman

Banyak terobosan baru yang diberikan oleh Dinas Pariwisata untuk memanjakan pengunjung dan khususnya para pedagang.

Berita Palembang: Lorong Basah Night Culinary Semakin Manjakan Pengunjung, Parkin Dijamin Aman
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Suasana Lorong Basah Night Culinary (LBNC) mengalami banyak perubahan mulai dari parkir liar hingga tenant pedagang yang saat ini disediakan oleh Dinas Pariwisata untuk menarik minat pedagang dan pengunjung. 

Laporan wartawan sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Lorong Basah Night Culinary (LBNC) sedang berbenah diri. Banyak terobosan baru yang diberikan oleh Dinas Pariwisata untuk memanjakan pengunjung dan khususnya para pedagang.

Seperti, penambahan beberapa fasilitas mulai dari Tenant, tempat duduk hingga jaminan parkir aman.

Hal tersebut diungkapkan oleh para pengelola LBNC, Ani beserta Bunda Badena saat ditemui Sripo di Dinas Pariwisata Kota Palembang.

Menurut keduanya, langkah Dinas Pariwisata memastikan kenyamanan para pengunjung dan pedagang.

"Selama ini kita tidak menutup kemungkinan banyak keluhan tidak hanya dari masyarakat bahkan dari penjual yang berjualan di dalam LBNC. Maka dari itu kita pihak pengelola coba memberikan terobosan agar semua menjadi nyaman," ujarnya kepada Sripo, Senin (22/10).

Baca: Berita Palembang: Setelah 8 Tahun Berumah Tangga, Ibu Muda Ini Terpaksa Polisikan Suaminya

Lanjutnya, para pedagang saat ini tidak perlu membayar untuk sewa tempat di lorong basah melainkan hanya cukup berbagi hasil sesuai kesepakatan baru yakni 80 persen untuk pedagang dan 20 persen untuk pengelola.

"Justru saat ini tidak memberatkan pihak pedagang dengan sistem 80-20 yakni bagi hasil, disediakan meja agar seragam, sehingga para pedagang tidak perlu memikirkan lagi untuk menyediakan meja. Fasilitas full entertainment juga menjadi ciri khas baru LBNC. Penambahan fasilitas WiFi secara unlimited untuk kapasitas 400 orang."

"Sehingga LBNC nyaman bagi orang-orang yang ingin datang sambil nongkrong ataupun sekedar bersantai sambil mengerjakan tugas," ungkapnya.

Baca: Berita Palembang: Gegara Putusin Pacarnya, Mata Kiri Gadis 32 Ilir Palembang Ini Lebam

Selain itu juga, keluhan pengunjung mengenai parkir liar menjadi prioritas tambahan dinas Pariwisata. Melalui mekanisme pendataan tukang parkir sehingga nantinya diharapkan tidak akan terjadi lagi pungutan liar (pungli).

"Pungli ini jadi masalah kita, makanya kami saat ini mendata para petugas parkir. Kami berikan layanan hotline buat aduan jika terjadi pemalakan. Mengadunya kemana, nanti nomor itu ada di baju tukang parkir. Sehingga jika ada yang pungli masyarakat langsung bisa melapor ke nomor yang ada," ungkapnya.

Selain itu juga, saat ini pihak dinas Pariwisata tengah melakukan tes makanan (test food) pedagang lorong basah untuk berjualan. Tes food ini dilakukan agar dapat dikontrol barang dagangan yang dijual seperti apa.

"Menindak lanjuti seperti sebelumnya, para pedagang yang berjualan membawa makanan untuk dilihat apakah sudah standart atau belum. Mekanismenya membawa makanan ke sini. Saat ini untuk lorong basah sendiri ada sekitar 50an lebih pedagang dan akan terus bertambah menyesuaikan kuota lorong basah," tutupnya. (mg2)

Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved