Bertekad Kembali Lahirkan Pebiliar Dunia, POBSI Sumsel Siap Audiensi ke Herman Deru-Mawardi Yahya

Pengurus Pengprov POBSI (Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia) Sumsel bertekad kembali ingin melahirkan pebiliar

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua Harian Pengprov Sumsel Iwan Kurnawan ST MT, Ketum Pengprov Sumsel H Ikhwanuddin SSos MSi dan Owner Plaza Biliar Rasyid Kurniawan melakukan pemukulan bola biliar menandai pembukaan kejuaraan Kejuaraan Tingkat Nasional Open Tournament Ten Ball POBSI Cup III 2018 di Plaza Biliar Lantai 5 International Plaza, Rabu (10/10/2018). 

Bertekad Kembali Lahirkan Pebiliar Dunia, POBSI Sumsel Siap Audiensi HDMY. Tanpa Puslat Mustahil

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jajaran pengurus Pengprov POBSI (Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia) Sumsel bertekad kembali ingin melahirkan pebiliar yang bisa mengharumkan di mata dunia dengan mengaktifkan Puslat (Pusat Latihan).

"Ini suatu cita cita pengurus ada event seperti ini. Ini yang ketiga kalinya berkat pengurus betul-betul mencintai biliar. Karena hobi itulah para pengurus POBSI ini mau berkorban. Alhamdulillah respon dari daerah lain banyak. Aceh, Papua, Babel, DKI, Yogya, dll. Tekad kami POBSI dibantu dak dibantu kita terus menggelar event selain bisa menjajal kemampuan atlet juga untuk ajang silaturahmi para pebiliar," ungkap Ketum Pengprov Sumsel H Ikhwanuddin SSos MSi, didampingi Ketua Hariannya Iwan Kurnawan ST MT, Owner Plaza Biliar Rasyid Kurniawan yang juga Sekum POBSI Sumsel dan Technical Delegate Hendrik S Lubay dan Ketua Panpel Husni Junaidi, Litbang KONI Sumsel Drs Zulfaini M Ropi MSi saat membuka Kejuaraan Tingkat Nasional Open Tournament Ten Ball POBSI Cup III 2018 di Plaza Biliar Lantai 5 International Plaza, Rabu (10/10/2018).

Menurut Ikhwanuddin yang mantan Asisten 1 Setda Pemprov Sumsel ini, atlet asal Palembang banyak yang potensial dipakai daerah lain. Untuk itu ia meminta pemerintah daerah ikut mendukung kemajuan biliar di Sumatera Selatan seperti daerah lain yang disupport Pemdanya.

"Kita harapkan Bapak Gubernur yang baru H Herman Deru dan Pak Wagub H Mawardi Yahya mendukung, karena biliar ini bisa mengangkat nama daerah. Kami pengurus sangat kompak solid untuk mengharumkan Bapak gubernur dan wagub yang baru. Kami doakan beliau sukses dalam membangun sehingga kemajuan olahraga di Sumsel juga bisa meningkat lagi. Secara teknis teman-teman pengurus. Kemampuan saya hanya memenej. Saya dibantu Wakil Ketua Iwan Kurniawan ini jaringannya luas, beliau aset nasional. Apalagi Pak gub yang baru bisa mendukung penuh," kata Ikhwanuddin.

Sementara Ketua Harian Pengprov POBSI Sumsel Iwan Kurniawan mengatakan jika sebelum renovasi JSC, POBSI diberkan space untuk melakukan aktivitas.

"Kami akan beraudiansi dengan Bapak Gubernur dan Pak Wagub yang baru untuk mendiskusikan tempat demi terwujudnya Pulat Biliar untuk mencetak prestasi. Cikal bakal atlet kita ada Aji. Kalo tidak ada Puslat Biliar, mustahil bisa terwujud," kata Iwan Kurniawan.

T Bustamam AW, Ketum Pengprov POBSI Aceh yang hadir membawa 6 atlet mengapresiasi POBSI Sumsel yang mampu menggelar event dan selama ini memandang Sumsel sebagai barometer memiliki atlet potensial.

"Kalau atlet pelapis Aceh baru ini ikut. Sebelumnya atlet provinsi Aceh Winoto yang pernah juara 1 Piala Pangdam II Sriwijaya 2014. Kalau kita lihat Sumatera barometer biliar salah satunya Sumsel karena dulu kami pandangan terhadap almarhum Hekta, Herwanto, Kempeng Pondiar. Itulah cikal bakal yang pandangan kami. Fasilitas biliar di Sumsel nomor 2 setelah Jakarta. Yang kita harapkan event terus berlanjut mungkin bukan hanya nasional tapi internasional. Kalau bisa di kejuaraan mendatang bisa dipertandingkan snooker walaupun hadiah kecil," kata Bustamam.

Sebanyak 128 pebiliar bakal memperebutkan hadiah total Rp 53 Juta pada Kejuaraan Tingkat Nasional Open Tournament Ten Ball POBSI Cup III 2018 yang berlangsung 10-14 Oktober 2018 di Plaza Biliar Lantai 5 International Plaza.

Untuk juara 1 bakal mendapatkan hadiah uang Rp 22 juta plus trofi. Juara kedua mendapatkan hadiah uang Rp 8 juta plus trofi. Juara ketiga dan keempat masing-masing mendapatkan hadiah uang Rp 2,5 juta plus trofi. Juara 5-8 masing-masing mendapatkan hadiah uang Rp 1 juta.

Lalu peringkat 9-16 masing-masing mendapatkan hadiah uang Rp 750 ribu. Sedangkan peringkat 17-32 masing-masing mendapatkan hadiah uang Rp 500 ribu.

"Sebetulnya peserta akan lebih banyak apabila tidak berbenturan waktu dengan Porprov Jatim, Jabar sebagian mereka gak bisa daftar ke sini. Begitu juga Babel sudah daftar event lain. Perlu diketahui mulai dari ujung seperti Aceh, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, DKI, Banten, akan hadir didampingi Pengprov POBSInya masing-masing," jelas Hendrik yang juga Kabid Binpres POBSI Sumsel.

Untuk lokal Sumsel ada dari hampir 14 kabupaten/kota yang memiliki POBSI di Sumsel bakal mengirimkan atletnya. Termasuk PTBA Tanjungenim.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved