Berita Lahat

Berita Lahat : Dua Drum Diduga Formalin Ditemukan di PTM Serelo Lahat

Berawal dari informasi warga, zat berbahaya bagi tubuh manusia tersebut diamankan dari Pasar Tradisional Modern (PTM) Serelo Lahat

Berita Lahat : Dua Drum Diduga Formalin Ditemukan di PTM Serelo Lahat
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Polsek Kota Lahat menunjukan dua drum diduga formalin yang disita di Pasar PTM Square Kota Lahat. 

Laporan wartawan Sripoku.com Ehdi Amin

SRIPOKU. COM, LAHAT -- Dua drum diduga formalin berhasil diamankan jajaran Anggota Mapolsek Lahat.

Berawal dari informasi warga, zat berbahaya bagi tubuh manusia tersebut diamankan dari Pasar Tradisional Modern (PTM) Serelo Lahat, di Kelurahan Pasar Lama, Kota Lahat.

Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi, SIK melalui Kapolsek Kota Lahat, AKP Lihardi didampingi Kanit Reskrim, Ipda Ismail SE mengungkapkan pengungkapan dua drum diduga formalin tersebut dilakukan, Selasa (2/10) di PTM Serelo Lahat.

Selain itu, tegasnya pihaknya juga mengamankan Slamet (51) warga Kelurahan Pasar Lama, Lahat yang masih berstatus saksi atas penemuan tersebut.

Kendatian demikian, pihak Polsek Kota masih menunggu hasil pemeriksaan cairan itu di laboraturium forensik Polda Sumsel.

"Dugaan formalin. Tapi kita masih tunggu hasil dari laboraturium. Dan saat ini masih belum ada tersangka,"ungkapnya, Rabu (3/10)

Dari keterangan Slamet kepada penyidik Polsek Kota Lahat, selaku pemilik cairan berbau menyengat itu, berdalih cairan tersebut digunakan untuk obat ayam.

"Dia (Slamet) mengaku dapat barang itu dari Palembang. Kita tunggu hasil laboraturium, kalau sudah ada akan kita gali lagi informasi dari saksi," ucapnya.

Sembari menambahkan, hal itu terkuak berdasarkan adanya informasi dari masyarakat dan pihaknya langsung menindaklanjuti.

Sementara, kendati masih menunggu hasil pemeriksaan pengungkapan tersebut membuat warga khususnya yang kerap berbelenja di lokasi tersebut cemas.

Seperti dikatakan Firdaus (36) warga Kota Lahat ini kuatir jika sampai caiaran tersebut bener formalin dan disebar di pasar melalui makan atau bahan pokok lainya.

"Pak polisi jika memang benar ada dan terbukti tindak tegas karena ini bukan menyangkut keselamatan diri saya saja tapi orang banyak," pintanya.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved