Liga I Indonesia
Persib Berduka, Turut Gelar Doa Bersama dan Mengutuk Aksi Bar-Bar Oknum Suporter
“Kita tidak bicara secara umum, ini oknum, saya tahu Bobotoh dewasa, ini oknum yang butuh edukasi lebih.
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM, BANDUNG-Tidak hanya Jakmania dan Persija berduka, Persib Bandung pun mengutuk aksi bar-bar oknum suporter mereka itu dan juga berduka dan berbela sungkawa.
Rombongan Persib Bandung melakukan doa bersama serta tabur bunga di TKP pengeroyokan Haringga Sirla. Seluruh pemain nampak hadir untuk menghormati kepergian anggota The Jakmania tersebut. Pada kesempatan ini, Supardi selaku kapten tim mengucapkan rasa bela sungkawa atas insiden ini dan mengutuk keras aksi para pelaku.
“Sangat menyayangkan kejadian ini dan di luar dugaan semua dan ini di luar nalar kita. Rasanya ga mungkin lah seorang manusia yang berakal sehat bisa menganiaya sebegitu bejadnya. Kita mengutuk keras kejadian ini,” kata Supardi seperti dilansir, Selasa (25/9).
Supardi mengatakan, dia sangat terpukul dengan kejadian yang membuat seorang pemuda meregang nyawa. Untuk itu Supardi sangat berharap kejadian ini menjadi tamparan bagi semua suporter yang belum bosan bertikai satu sama lain. Karena mereka masih sama-sama warga Indonesia dan tetap bersaudara.
“Kita berharap jangan ada lagi kejadian seperti ini. Siapapun, bukan hanya Bobotoh atau Jakmania tingkatkan saling menghargai antar sesama, kita Indonesia tetap indonesia. Jangan karena fanatisme buta, nyawa melayang sia-sia, gak masuk akal ini,” tuturnya.
Dia mewakili seluruh pemain sama sekali tidak membenarkan ada tindakan yang tidak mencerminkan aksi manusiawi itu. Menurutnya kejadian itu pun membuat Persib ikut jadi pihak yang dirugikan. Dia juga mengatakan bahwa aksi barbar ini bukan dilakukan oleh Bobotoh tapi oknum.
“Semua orang pasti mengutuk kejadian ini. Saya pemain Persib, seluruh pemain, manajemen, pelatih dan manajer tidak bisa terima dengan kejadian ini. Ini sangat merugikan oleh oknum yang tak bertanggung jawab ini,” jelasnya.
“Kita tidak bicara secara umum, ini oknum, saya tahu Bobotoh dewasa, ini oknum yang butuh edukasi lebih. Pokoknya jangan sampai terulang lagi, terutama di Jawa Barat,” tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/manajer-persib-bandung-umuh-muchtar_20170905_060038.jpg)