Kisah Olo Panggabean, Preman Bengis Raja Judi Indonesia yang Rajin Sedekah, Begini Akhir Hayatnya

Dia sering dijuluki Godfather. Kalau dalam film, julukan itu hanya dipunyai oleh orang-orang dengan kekuatan besar.

Penulis: Candra Okta Della | Editor: Candra Okta Della
IST
Olo Panggabean 

Polisi sendiri kemudian menyebut sosok ini sebagai raja judi meskipun pihak berwajib sepertinya belum bisa mengungkapkan kebenaran hal tersebut. 

Dituding sebagai Pengelola Tempat Perjudian Besar

Ketika Brigjen Pol Sutiono menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara pada tahun 1999, Olo pernah mendapat tudingan sebagai pengelola sebuah perjudian besar di Medan.

Organisasi IPK pun diminta untuk menghentikan kegiatan judinya. Moses (anak buah Olo) langsung muntab. Ia sampai menantang Sutiono untuk membuktikannya.

Masalah tersebut pun diduga jadi pemicu terjadinya sebuah insiden di kawasan Petisah.

Saat itu akibat penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang, ada anggota Brimob yang terluka.

Korban yang terluka kemudian melaporkan kejadian itu ke rekan-rekannya. Akibatnya, sekelompok oknum kemudian memberondong kediaman Olo dengan senjata api.

Praktik perjudian yang dilakukan Olo kemudian mengalami banyak penurunan saat Sutanto menjabat sebagai Kapolri pada tahun 2005.

Bisnis Olo benar-benar dihabisi. Karena hal itu, Olo kemudian dikabarkan memilih melakukan bisnis yang legal.

Konon kabarnya, ia lalu berbisnis di Perusahaan Otobus (PO), POM Bensin, dan sebagainya. 

Tak Banyak Orang yang Bertatap Muka Langsung dengan Olo Panggabean

Saat mencari foto atau gambar Olo Panggabean di internet, mungkin kita hanya bisa menemukan satu atau dua foto saja.

Wajah Olo sendiri jarang diabadikan kamera wartawan. Hal tersebut tak lain karena tidak banyak orang yang pernah berkesempatan bertemu langsung dengannya.

Bahkan kisah dan sepak terjangnya tersebar lebih karena info dan cerita dari mulut ke mulut.

Meski begitu, diyakini bahwa karisma seorang Olo Panggabean di Sumatera Utara bisa melebihi pejabat.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved