Berita Palembang

Mendongeng itu Bukanlah Sebuah Hal yang Sulit

Memulai membacakan sebuah cerita atau mendongeng bukanlah sesuatu hal yang sulit.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Ahmad Sadam Husen
Dok. Pribadi
Berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Kampung Dongeng Sumsel. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Memulai membacakan sebuah cerita atau mendongeng bukanlah sesuatu hal yang sulit.

Para orangtua atau siapa pun yang ingin mendongeng bisa melakukanya dimana pun dan kapan pun.

Namun untuk memulainya, pendongeng harus mempersiapkan diri juga beberapa properti yang akan digunakan sebagai sarana penguat cerita.

"Tipsnya hanya satu yaitu mau (mendongeng) dulu."

"Setelah mau, lalu pendongeng kumpulkan beberapa cerita yang mempunyai pesan moral dan ceritakan saja langsung pada saat kondisi yang nyaman buat anak," kata Ketua Kampung Dongeng Sumsel, Ninuk Sundari.

Soal waktu terbaik mendongeng, lanjut Ninuk, semua waktu dapat dikondisikan sebagai waktu yang pas, asal memang anak-anak siap mendengarkan dongengnya.

"Bisa saat menjelang tidur atau pada waktu yang telah disepakati sebelumnya oleh pendongeng dan anak-anak."

"Asal anak-anak siap mendengarkan dongeng ya silakan mendongeng," lanjutnya.

Untuk mendongeng dirumah, Ninuk menambahkan, properti seadanya pun tak jadi masalah.

Boneka dan mainan anak juga dapat dimanfaatkan sebagai peralatan yang membantu kelancaran mendongeng.

"Yang membuat cerita menarik adalah bagaimana cara membawakan dialog dan pada saat pergantian tokoh."

"Properti hanya sebagai peralatan tambahan," tambahnya.

Berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Kampung Dongeng Sumsel.
Berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Kampung Dongeng Sumsel. (Dok. Pribadi)

Menurut Ninuk, sebelum memulai mendongeng pendongeng harus terlebih dahulu melakukan perkenalan cerita atau menarasikan dengan singkat dongeng yang akan disampaikan.

Selain itu, kalimat pengantar cerita merupakan kalimat yang sifatnya persuasif sehingga anak-anak menjadi tertarik untuk mendengarkan cerita.

"Misalnya begini, anak-anak sedang berkelahi lalu pendongeng mendekatkan dan mengucapkan kalimat ini, 'kakak dan adik, bunda punya cerita tentang seorang kakak yang sayang sekali kepada adiknya. Mau dengar tidak?'," jelasnya.

Tak kalah penting, pendongeng juga harus memahami isi cerita lalu menyampaikannya dengan baik dan menguasai keadaan.

"Jika pendengar dongeng dirasa antusiasmenya berkurang, pendongeng dapat menyelipkan permainan dan candaan di tengah-tengah mendongeng," kata Ninuk.

Baca: 10 Hal Yang Perlu Anda Ketahui Dalam Menarik Perhatian Lawan Jenis

Baca: Video Liburan Ke Rumah Hobbit di Punti Kayu Palembang

Baca: Jangan Ketinggalan, Yuk Ikutan Pemilihan Putra Putri Unika Musi Charitas Palembang 2018

Baca: Lama Tak Terdengar Kabarnya Setelah Bercerai, Bella Shofie Diduga Baru Saja Melahirkan

Baca: MAXI Yamaha Sport Expo Bertabur Hadiah dan Double Untung

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved