Home »

Video

News Video Sripo

Video Liburan Ke Rumah Hobbit di Punti Kayu Palembang

Bagi yang belum tahu, Rumah Hobbit adalah landmark terbaru yang ada di Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang.

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmad Zilhakim

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Bagi kaum milenial, Rumah Hobbit bisa menjadi salah satu tempat kekinian yang wajib dikunjungi untuk menghabiskan waktu libur atau akhir pekan.

Bagi yang belum tahu, Rumah Hobbit adalah landmark terbaru yang ada di Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang.

Humas pengelola TWA Punti Kayu dalam wawancaranya menegaskan tujuan dari dibuatnya landmark terbaru ini alah untuk menarik perhatian pengunjung, terutama anak-anak.

"Rumah Hobbit kami buat untuk menarik perhatian pengunjung anak-anak, karena rumah hobbit sendiri adalah salah satu ikon terkenal ceritera imajinasi di dunia yang disenangi anak-anak," kata Humas pengelola TWA punti Kayu Antony, Sabtu (15/09/2018).

Lanjutnya, pihaknya membuat wahana dan landmark baru lain seperti Wahana Edukasi Lingkungan Taman Burung, air soft gun, serta Rumah Indian yang semakin menambah koleksi di lokasi tersebut.

Dia menjelaskan Punti Kayu telah memiliki 15 landmark seperti patung Liberty, Menara Eifel, Menara Pisa, Spynx, London Bigband, Opera Sydney, Temple of Heaven, Kincir Angin Belanda, dan pihaknya masih akan menambah koleksi baru yakni sepeda gantung serta sirkuit kontrol.

"Lintasan sepeda gantung rencananya di buat sepanjang 20 - 30 meter diantara pohon-pohon pinus dan khusus untuk anak-anak, jadi tidak akan terlalu tinggi dari tanah," ujarnya.

Saat ini kunjungan masyarakat ke Punti Kayu rata-rata 200 - 300 perhari kerja, sedangkan pada weekend bisa mencapai 600 - 800, meningkat sejak semakin banyak tambahan koleksi landmark di taman tersebut.

Sementara menghadapi musim kemarau pihaknya sudah menyiagakan petugas bekerjasama dengan BKSDA, mengingat ribuan pohon pinus di punti Kayu mengandung minyak dan pernah terbakar beberapa tahun lalu.

"Pohon pinus ini 80 persen mengandung minyak, jadi kalau terbakar rambatannya cepat sekali, untuk itu kami meminta petugas kebersihan agar membersihkan sampah terutama daun-daun dua kali sehari, karena walaupun sampahnya kecil, tetap saja berpotensi menimbulkan api, apalagi banyak pengunjung yang kerap membuang puntung rokok sembarangan," ujar Antony.

Ia menambahkan tarif masuk ke Punti Kayu belum mengalami perubahan, Rp 10.000 perorang pada hari kerja, Rp 12.500 perorang pada weekend, dan Rp 20.000  untuk pengguna mobil.

Penulis: Rahmad Zilhakim
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help