Breaking News

Indahnya Air Terjun Guruh Gemurai di Riau

Bagi Anda para traveler, banyak pilihan destinasi wisata di Provinsi Riau. Salah satunya adalah Air Terjun Guruh Gemurai yang berada di

Editor: Bejoroy
LimaKaki
Air Terjun Guruh Gemurai di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). 

SRIPOKU.COM , PEKANBARU - Bagi Anda para traveler, banyak pilihan destinasi wisata di Provinsi Riau.

Salah satunya adalah Air Terjun Guruh Gemurai yang berada di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Berita Lainnya:
Baru Ditemukan Warga, Begini Indahnya Air Terjun Juring Mutung di OKU Selatan

Dari pusat Kota Kuansing berjarak sekitar 30 kilometer menuju arah Kiliran Jao yang berbatasan dengan Sumatera Barat (Sumbar).

Dari Pekanbaru, menempuh perjalanan lebih kurang empat jam menggunakan kendaraan roda empat.

Air terjun tersebut berada sekitar 3 kilometer dari pinggir jalan lintas Kuansing-Kiliran Jao. Air terjun Guruh Gemurai begitu memesona dan menjadi magnet bagi wisatawan.

Akhir pekan lalu, Air Terjun Guruh Gemurai cukup ramai dikunjungi para wisatawan. Sejak pagi hingga sore, tak hentinya masyarakat dari berbagai kalangan yang datang ke sana.

Untuk masuk ke destinasi wisata ini, pengunjung cukup membayar Rp 4.000 per orang, baik orang dewasa maupun anak-anak. Sementara, untuk kendaraan roda dua Rp 2.000 dan roda empat Rp 4.000.

Dari jarak sekitar 100 meter, gemercik air terjun sudah terdengar. Air Terjun Guruh Gemurai memiliki ketinggian sekitar 20 meter, hingga tingkat paling atas.

Ada tujuh tingkat air terjun Guruh Gemurai dengan ketinggian yang berbeda-beda. Wisatawan lebih banyak menghabiskan waktu di tingkat pertama.

Selain bentuknya yang memesona, bagian bawanya terdapat seperti kolam renang. Pada bagian kiri kanan air terjun terdapat bebatuan dan hutan yang masih alami.

Udara terasa begitu sejuk dan begitu nyaman. Akan tetapi, perilaku pengunjung masih menjadi catatan, seperti membuang sampah sembarangan meskipun sudah tersedia tempat pembuangan.

Untuk menuju bagian bawah air terjun, pihak pengelola membuat tangga beton, agar akses menuju lokasi biar lebih aman. Pengunjung harus berhati-hati karena tangganya cukup curam.

Kemudian, untuk mencapai tingkat air terjun lainnya, para pengunjung bisa berjalan meniti tangga di pinggir bebatuan.

Namun, tidak semua tingkatan air terjun yang bisa dijangkau karena akses menuju ke dasar belum terkelola seluruhnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved