Ajak Ibu-ibu Branding LRT
Kereta Ringan Light Rail Transit (LRT) begitu membantu saat pelaksanaan Asian Games 2018.
Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kereta Ringan Light Rail Transit (LRT) begitu membantu saat pelaksanaan Asian Games 2018.
Ribuan atlet dan ofisial diangkut dari Bandara SMB II ke Kompleks JSC.
Kini perhelatan Asian Games 2018 sudah usai dan menjadi tantangan sendiri bagi Kementerian Perhubungan untuk menjadikan LRT sebagai moda transportasi massal.
Untuk menjadikan LRT sebagai gaya hidup dan kebutuhan masyarakat luas, Kementerian Perhubungan mengajak ibu ibu menggelar Focus Group Discussion (FGD) branding LRT Sumsel melalui media komunikasi, di Hotel The Zuri Hotel Palembang, Jumat (7/9/2018).
Adapun yang menjadi peserta pada diskusi kali ini yakni admin Instagram, blogger, akademisi, komunitas, aktivitis perempuan, istri pejabat hingga ibu rumah tangga biasa.
Para peserta diberi pengetahuan tentang sosial media dan tentu saja share untuk branding LRT di media sosial terutama instagram.
Salah seorang peserta, Ira mengungkapkan sebaiknya sisi LRT yang perlu diposting di sosmed dan menjadi fokus pemberitaan mengenai jadwal keberangkatan hingga hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh penumpang ketika naik LRT.
"Kenapa penumpang tak boleh makan saat berada di dalam kereta dan info info lainnya yang penting terutama bagi keselamatan penumpang harus benar-benar diperhatikan," kata Ira.
Memberikan informasi untuk memberikan kesan nyaman dan aman terus giat dilakukan, sehingga menarik minat dan bisa menjadi kebutuhan warga.
"Kalau kesannya positif terus maka LRT bakal menjadi kebutuhan. Sebab ini bagian dari solusi untuk terhindar dari kemacetan," katanya.
Peserta lainnya Badriah mengatakan, konektivitas dengan transportasi lainnya harus segera dirumuskan.
Supaya warga yang menggunakan LRT bisa benar-benar membantu masyarakat untuk beraktivitas.
"Ada juga warga harus menggunakan angkutan lain (angkutan lanjutan) untuk menuju kantor dan tempat kerja setelah menggunakan LRT dan ini juga harus diperhatikan," katanya.
Disabilitas serta ibu hamil dan orang orang lebih tua harus mendapatkan tempat prioritas.
Sementara itu, pemateri yang juga menjabat sebagai Manager Online Tribun Sumsel M Syahbeni, mengungkapkan untuk membranding LRT harus sering membuat konten mengenai LRT itu sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ibu-ibu-foto-bersama-usai-melakukan-fgd-untuk-branding-lrt-di-the-zuri-hotel-palembang_20180908_114325.jpg)