Berita Palembang

Pemprov Sumsel Canangkan Sistem Transportasi Ramah Lingkungan Dengan Hydrocar

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencanangkan penggunaan transportasi berbahan bakar energi terbarukan

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Siti Olisa
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Gubernur Sumsel, Alex Noerdin saat menyerahkan piagam penghargaan pada siswa peserta lomba Lego Mini Hydrocar, di Griya Agung Palembang, Jumat (31/8/2018) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencanangkan penggunaan transportasi berbahan bakar energi terbarukan di tahun 2050.

Hal ini tak terlepas dari potensi yang dimiliki tuan rumah Asian Games 2018 itu untuk masa depan.

Bahkan, dalam 25 tahun kedepan diharapkan akan menjadi pelopor energi terbarukan dengan menerapkan sistem transportasi yang ramah lingkungan tanpa emisi guna menjamin udara bersih bagi masyarakat dan ketersediaan energi terbarukan yang memadai serta terjangkau.

Baca: Diduga Berlagak Koboi Culik Advokat, Oknum Pamen Mabes Polri Dilaporkan IRT ke Polda Sumsel

Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin menjelaskan, program ujicoba teknologi hidrogen sudah dimulai dengan menghadirkan mobil listrik hidrogen produk Ercubes Arcola di Jakabaring Sport City dalam event Asian Games 2018, sekaligus menunjukan kepada negara-negara peserta komitmen sumsel dalam rangka mewujudkan infrastruktur energi ramah lingkungan di kawasan yang lebih luas.

"Kami berkomitmen di tahun 2030 penggunaan energi terbarukan sebanyak 23 persen dan di 2050 target 100 persen zero emissions. Sumsel sudah memulai upaya itu dengan menjadi pionir penggunaan teknologi hidrogen," ujar Alex, Jumat (31/8/2018)

Baca: Media Center Asian Games 2018 Terjadi Dua Kali Kasus Pencurian, Inasgoc Merasa Kecolongan

Alex Noerdin juga mengapresiasi upaya edukasi teknologi hidrogen yang dilakukan Ercubes Arcola baru-baru ini dengan menggelar lomba prototipe mobil mini hidrogen (hydrocar) dari legi di beberapa kota Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Solo, dan Jogjakarta.

"Yang menjadi kebanggaan Siswa/i kita dari SMAN Sumsel keluar sebagai juara umum, mereka mengalahkan sekolah top lain."

Baca: Finish Diurutan ke - 17 Pelatih Caly Amaral Apresiasi Ameera Sayaka

"Meski mobil yang dirakit menggunakan lego tapi jangan diremehkan, sebab mobil yang dirakit sudah bisa berjalan sejauh 50 meter pakai teknologi hidrogen, itu artinya sudah paham cara kerjanya, pelajar-pelajar inilah aset penting untuk masa depan," jelasnya

Ia pun berharap komitmen penerapan transportasi menggunakan energi terbarukan utamanya hidrogen harus diteruskan oleh pemerintahan selanjutnya, karena Sumsel sudah menjadi pionir implementasi program tersebut di Indonesia.

Baca: VIDEO Reaksi Dingin Mohemad Salah saat Ramos Berusaha Menegurnya

Sementara itu, Direktur PT Serba Dinamik Indonesia Nugroho Widiyantoro, juga menegaskan bahwa perusahaannya sangat mendukung visi Sumatera Selatan dalam mewujudkan program energi hijau dan ramah lingkungan serta siap berkolaborasi dengan penyedia teknologi terkemuka dunia termasuk dalam hal investasi, transfer teknologi dan implementasi program.

Baca: Selama Agustus Ada 40 Kasus Kebakaran di Palembang. Dinas PBK Palembang Tingkatkan Penjagaan

Bahkan dalam mengembangkan teknologi hidrogen bersama perusahaan hydrocar asal UK yakni Ercubes Arcola, pihaknya juga menggandeng Universitas Sriwijaya dan siswa-siswa pemenang lomba 'lego mini hydocar' yang dianggap memiliki kompetensi di bidang tersebut juga diajak bekerja dalam satu tim di bawah binaan Unsri.

Baca: VIDEO Reaksi Dingin Mohemad Salah saat Ramos Berusaha Menegurnya

"Contohnya Mobil Hidrogen yang digunakan saat di kawasan JSC. Di momen uji coba tersebut ternyata tidak ada kendala apapun, stasiun pengisian bahan bakarnya juga sudah disediakan. Untuk itu kita terus kampanyekan hal ini pada masyarakat," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved