Berita Haji

di Mekkah, Jemaah Haji Juga Bersabar Saat Antre Mencuci Baju

Selama berada di Mekkah, jemaah haji memang harus benar©benar belajar sabar, termasuk dalam urusan mencuci pakaian.

Penulis: Husin | Editor: muhammad husin
sripo/yunus
MENCURI --Jemaah Haji Kloter 14 harus antre menggunakan mesin cuci jika hendak mencuci pakaian selama berada di Mekkah 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Muhammad Husin

SRIPOKU.COM, MEKKAH -Selama berada di Mekkah, jemaah haji memang harus benar©benar belajar sabar, termasuk dalam urusan mencuci pakaian.

Bayangkan, untuk mencuci pakaian saja harus antri. Hal itu lebih disebabkan terbatasnya jumlah mesin cuci yang tersedia dan banyak juga mesin yang terpasang rusak.

Seperti di Hotel (pondok) Mayyasar terletak di kawasan Misfalah, tempat jemaah haji Kloter 14 Embarkasi Palembang menginap, khusus di Lantai II. Usai istrahat pasca melaksanakan ibadah umrah,  Rabu
(8/8) jemaah haji wanita melakukan pemeriksaan fasilitas Hotel di Lantai II.

Tepat disudut hotel, mereka menemukan ruang cuci dengan 12 mesin. Namun dari jumlah itu, hanya delapan yang bisa digunakan. Kapasitasnya hanya untuk 5 Kg.

Kontributor sripo di Mekkah, Adrian Yunus melaporkan, jemaah  Kloter 14 sudah melaksanakan ibadah umrah dan kini memanfaatkan waktu jelang pelaksanaan wukuf dengan beribadah di Masjidil Haram, kendati jarak ke hotel Samar Al©Mayyasar sejauh 3 Km.

"Lumayan jauh dari Masjidil Haram. Tapi, alhamdulillah ada bus shalawat yang mengantar," katanya.

Untuk urusan mencuci, jemaah haji memanfaatkan mesin yang  ada di Lantai II. Hanya saja, harus menunggu karena pengguna masin cukup banyak.

Dan bukan jemaah kloter 14 saja, tetapi jemaah haji lain asal Indonesia juga memakai mesin tersebut.

"Kalau mau pakai mesin cuci harus sabar dan berebut cepat. Tapi kalau menjemur, tidak butuh waktu lama. Cukup dua jam selesai karena suhu kota mekka 47 derajat, tapi masalahnya, tempat jemuran ada di lantai 13," jelas Yunus.

Tinggalkan Madinah
Sementara berdasarkan laporan dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Mekkah, jemaah haji tergabung di Kloter 9 (KBIH Multazam, Nur Indayu, Ar©Rahmah dan Jemaah Babel) sudah bergerak
dari Madinah menuju Madinah, dan Kloter ini kolter terakhir yang masuk ke Mekkah Gelombang I.

Jemaah haji bertolak ke Mekkah setelah menunaikan Arbain dan shalat Zuhur di Hotel Rehan Almasih di Lantai 2, diimami oleh H Piter Abdullah sebagai Ketuo Rombongan (Karom) 3.

Dengan berangkatnya jemaah haji Kloter 9 Palembang ke Mekkah, maka secara keseluruhan jemaah haji Indonesia sudah sepenuhnya meninggalkan Madinah untuk bergerak ke Mekah.

Sementara itu di Masjidil Haram, Mekah makin dipadati oleh jemaah.

Pantauan, Rabu (8/8) terlihat kepadatan di Masjidil Haram naik signifikan.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved