Berita Palembang

Siapkan Alquran Terjemahan Baso Palembang, Tim Penerjemah Alquran UIN Raden Fatah Bahas Draf Final

Tim Penerjemah Alquran UIN Raden Fatah Palembang dipercaya sebagai penerjemah Alquran ke dalam Baso Palembang.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Siti Olisa
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
DR Ali Fahruddin didampingi Pembantu Rektor II UIN RF Palembang DR Zainal Burlian MM, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin, Dekan Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang DR Alfi Julizun Azwar MAg, dan Ir A Dailami Malik Tadjudin (pemerhati budaya dan sejarah Palembang) membuka Workshop pembahasan draft final hasil penerjemahan Alquran ke dalam Bahasa Palembang di Hotel Emilia, Selasa (7/8/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Tim Penerjemah Alquran UIN Raden Fatah Palembang dipercaya sebagai penerjemah Alquran ke dalam Baso Palembang.

Saat pihaknya sudah melakukan pembahasan draft final hasil penerjemahan Alquran ke dalam Baso Palembang. 

Pembantu Rektor II UIN RF Palembang, DR Zainal Burlian MM dalam sambutannya mengatakan penerjemahan dalam bahasa Palembang sangat besar manfaatnya dan bakal tercatat dalam sejarah.

Baca: Saraf Kejepit, Berikut Kondisi yang Menyebabkan, Gejala dan Cara Mengatasinya

"Baso Pelembang Alus dipilih oleh Tim Penerjemah UIN Raden Fatah adalah langkah awal yang dapat dilakukan supaya bahasa ini terus lestari, terhindar dari kepunahan. Karena, sekarang ini, sudah sulit sekali menemukan penutur yang dapat melafalkannya dengan baik," ujarnya.

Zainal menyampaikan terima kasih Kementerian Agama Pusat terima kasih sudah menpercayakan kepada UIN Raden Fatah Palembang untuk menejemahkan Alquran ke Baso Palembang.

Baca: Octopuss Mens Health & Executive Spa, Perawatan Kesehatan Kaum Pria Gelar Gebyar Akhir Tahun

"Begitu selesai akan kami cetak dan dibagikan ke masjid, surau. Dan ini akan dicatat oleh sejarah," ungkap DR Zainal Burlian MM pada Workshop pembahasan draft final hasil penerjemahan Alquran ke dalam Bahasa Palembang di Hotel Emilia, Selasa (7/8/2018).

Puslitbang Lektur Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI diwakili DR Ali Fahruddin yang membuka workshop ini mengatakan dengan adanya terjemahan ini paling tidak bisa meminimalisasi kepunahan Baso Palembang.

Baca: Banyak Lakukan Terobosan, TPN Berikan Apresiasi Kepala Kapolres OKU. Ini Daftar Inovasinya

"Insya Allah kepunahan itu dapat diminimalisasi. Bahkan Bahasa Mandar di Sulawesi dijadikan salah satu penerjemahan Alquran. Memang kami sangat antusias, karena memang kita ingin menghidupkan bahasa daerah yang ada di Indonesia," ujarnya.

Ali Fahruddin mengatakan editing, validasi penelaahan apa yang sudah diterjemahkan oleh penterjemah. Lalu diseminarkan dua kali, dilayout. "Mudah-mudahan Alquran terjemah bahasa Palembang bisa sampai launching," kata DR Ali Fahruddin.

Baca: Banyak Lakukan Terobosan, TPN Berikan Apresiasi Kepala Kapolres OKU. Ini Daftar Inovasinya

Ali Fahruddin mengatakan perlunya menterjemahkan ke Bahasa Palembang memberikan fasilitas ke Bahasa Palembang yang kurang dalam memahami Bahasa Indonesia.

Selain itu pelestarian Bahasa Palembang asli yang sudah jarang dituturkan dan bisa punah.

"Karena sulitnya menterjemahkan Alquran ke Bahasa Palembang kita lakukan verifikasi secara kultural dan languistik. Karena ini menyangkut pemahaman. Kurang lebih dilakukan 10 kali rapat dan 2 kali sosialisasi di 2 Ulu dan 27 Ilir. Mereka memberi masukan dan kritikan. Ada 30 orang yang ikut workshop yang dilaksanakan 3 hari, 7-9 Agustus 2018. Ada 4 makalah yang dibahas diharapkan memberikan kontribusi validasi," terangnya.

Baca: Pastikan Keamanan Asian Games, 1600 Personel Keamanan Dikerahkan, Berikut Rincian Penempatannya

Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin mengaku prihatin Bebaso Palembang sudah hampir punah. Kami menyambut gembira akan tetapi ada beberapa pergeseran anak muda.

"Dulu kosa kata berbicara kepada Sultan itu kromo ingil, Pesisir Pantai Jawa. Sama seperti di Keraton Solo. Diharapkan Kemendikbud agar ada muatan lokal dari SD bebaso Palembang,"

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved