Sarapan Itu Penting Bagi Tubuh Setelah Bangun Tidur, Beginilah Penjelasannya

Metabolisme basal adalah kondisi di mana organ tubuh tetap bekerja dan membutuhkan energi—sekitar 30-35 kkal/kg berat badan (bb).

Sarapan Itu Penting Bagi Tubuh Setelah Bangun Tidur, Beginilah Penjelasannya
Sahabat Nestle
Ilustrasi Menu Sarapan pagi 

Sarapan bernutrisi

Ketua Umum PERGIZI Pangan Indonesia, Prof. Hardinsyah mengungkapkan sarapan sehat setidaknya harus memenuhi 25 persen asupan gizi harian.

Ada pun untuk bisa disebut sarapan bergizi, maka harus mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan air.

Untuk soal asupan, Guru Besar IPB itu merujuk pada pedoman “Isi Piringku”.

Dalam teori ini dipatok satu piring mengandung porsi 50 persen buah-buahan (sepertiga), dan sayur-sayuran (duapertiga).

Kemudian, 50 persen berikutnya terdapat sepertiga lauk dan duapertiga makanan pokok atau sumber karbohidrat.

“Untuk soal itung-itungan, nanti bisa disesuaikan dengan usia,” kata Hardinsyah.

Sementara itu, Senior Marketing Manager Healthy Food Division Mayora, Jonathan Setiadi juga ikut memberikan penjelasan.

Menurut dia, temuan penting sarapan bergizi untuk mengembalikan energi setelah tidur malam delapan jam menginspirasi Energen untuk menggelar kampanye ”Sarapan Bernutrisi Agar Perut Terisi Siap Konsentrasi".

“Melalui kampanye ini, Energen mengajak keluarga Indonesia menerapkan kebiasaan sarapan teratur yang bergizi dengan segelas Energen," kata Jonathan.

Halaman
1234
Editor: ewis herwis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved