Berita Palembang

Terlibat Aksi Curanmor Milik Keluarganya, Dua Saudara di Kertapati Palembang Ditembak

Diketahui dua saudara ini ditangkap petugas saat menjaga parkir di Jalan Palembang-Betung, Km 15, Kecamatan Talang Kelapa

Terlibat Aksi Curanmor Milik Keluarganya, Dua Saudara di Kertapati Palembang Ditembak
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Lantaran melakukan aksi curanmor, dua beradik diringkus tim buser polsek kertapati, kemarin. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Lantaran melakukan perlawanan dan hendak kabur ketika ditangkap. Kurniawan alias Sangkut (22) bersama kakak kandungnya Muhammad Teguh (27) harus merasakan timah panas anggota

buser Polsek Kertapati Palembang.

Diketahui dua saudara ini ditangkap petugas saat menjaga parkir di Jalan Palembang-Betung, Km 15, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Kamis (26/7/2018), malam.

Karena keduanya terlibat aksi pencurian kendaraan motor (curanmor) milik saudaranya Michael yang tinggal tak jauh di kediaman mereka Jalan Puskesmas, Lorong Rambutan, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati Palembang pada Januari 2018.

Ketika ditemui di polsek Kertapati saat gelaran perkara, Teguh mengakui perbuatannya. Ia mengatakan, kejadiannya berawal ketika korban tertidur lelap dan ia melihat kunci kontak motor berada di atas
meja ruang tamu.

“Memang kami sudah rencanakan pak, lalu kami ambil kuncinya dan langsung bawa kabur motor korban,” ungkapnya.

Baca: Kisah Anggota Polres Lahat Ubah Sampah Jadi Bermanfaat Hingga Terima Penghargaan Kalpataru

Lanjutnya, setelah berhasil motor korban dijualkan kepada temannya berinisial M seharga Rp1 juta.

“Uangnya saya gunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari Pak,” akunya ketika gelar perkara dan barang bukti di
Mapolsek Kertapati Palembang, Minggu (29/7).

Masih dikatakan Teguh, dia bersama adiknya sudah dua kali melakukan aksi curanmor, terakhir di kawasan TPA Sukawinatan, Kecamatan Sukarami Palembang, pada April kemarin.

“Motornya saya jual Rp4 juta. Baru inilah ditangkap polisi Pak,” kata Teguh.

Sementara, Kapolsek Kertapati Palembang I Putu Suryawan didampingi Kanit Reskrim Iptu Denny menerangkan penangkapan tersangka berawal dari pihaknya menerima informasi keberadaan pelaku yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

Baca: Hari Puisi Nasional, Perkenalkan dan Bahas Sisi Dalam Puisi Sebagai Pemantik Giat Menulis

“Setelah dinyatakan akurat, kita lakukan penangkapan. Namun, keduanya malah memberikan perlawanan sehingga kita terpaksa memberikan tindakan tegas. Kedua pelaku ini masih hubungan saudara kakak adik,” ungkapnya.

Ditambahkan I Putu, pihaknya akan terus melakukan pengembangan diduga masih ada TKP lainnya.

“Keduanya akan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana di atas lima tahun penjara," tutupnya. 

Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved