Fakta Video Wanita dan Anak Dianiaya Pria Berbaju ‘Polisi’, Terungkap Sosok dan Nasibnya Kini

Fakta Video Wanita dan Anak Dianiaya Pria Berbaju ‘Polisi’, Terungkap Sosok dan Nasibnya Kini

Fakta Video Wanita dan Anak Dianiaya Pria Berbaju ‘Polisi’, Terungkap Sosok dan Nasibnya Kini
instagram
video viral polisi 

SRIPOKU.COM - Media sosial belakangan diramaikan juga dengan sebuah video tak menyenangkan.

Video tersebut menggambarkan kondisi tidak menyenangkan di sebuah mini market.

Dikutip dari BangkaPos, video tersebut memang menyebar di sejumlah grup WA dan juga media sosial.

Di video itu, terlihat benar aksi seorang pria yang menendang dan memukuli seorang ibu dan anak kecil.

Berbagai tanggapan negatif dilayangkan setelah video ini viral dan beredar di media sosial.

"Kalo itu benar aparat. kok arogan banget," komentar warga di media sosial.

Sosok polisi
Sosok polisi (Instagram)

Dalam video berdurasi 30 detik yang menyebar tersebut terlihat oknum diduga perwira menengah Polda Kepulauan Bangka Belitung tersebut memegang kerah baju seorang anak laki laki dengan tangan kiri.

Sementara itu seorang ibu dan seorang wanita terlihat bersimpuh sesekali memohon ampun.

Tampak pria menggunakan baju oranye dengan tulisan POLISI tersebut beberapa kali memukuli.

Ia memukuli anak lelaki juga seorang wanita menggunakan tangan kanan tanpa melepas pegangan di bahu sang anak.

Terlihat juga ia sempat menendang ibu tersebut dan memukul menggunakan sandal ke bagian kepala.

Rupanya, kejadian tersebut sudah mendapatkan perhatian pihak kepolisian setempat.

Video viral polisi
Video viral polisi (Instagram)

(Video saat pria menendang dan memukul di sensor)

Kronologi

Berdasarkan pressrelease yang diterima bangkapos.com, Kamis (12/07/2018) malam peristiwa penganiayaan bermula dari kejadian pencurian yang diduga dilakukan oleh seorang ibu di toko milik Y Jalan Selindung Kota Pangkalpinang, Rabu (11/7/2018) sekira pukul 19.00 WIB.

Saat itu ada pemilik Toko bernama Y (menggunakan kaos bertuliskan Polisi) melihat kejadian pencurian di tokonya.

Lalu Y bertanya tanya kepada pelaku pencuri sambil melakukan tindakan kekerasan dan viral di medsos.

"Saat ini penjaga atau pegawai toko milik Y melaporkan kasus pencurian tsb ke Polres Pangkalpinang guna proses sidik, dan saat ini seorang ibu yg diduga melakukan pencurian sedang dalam pemeriksaan Satreskrim Polres Pangkalpinang," Tulis Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Akbp Abdul Munim.

Dan berhubung di dalam Toko tersebut terdapat seseorang sebagai pemilik Toko (menggunakan kaos bertuliskan POLISI), maka Bidpropam Polda Babel yg langsung dipimpin Kabid Propam sedang melakukan lidik dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pangkalpinang.

Saat Pemilik Y ada di rumah, ia dapat telpon dari penjaga toko bahwa pukul 19.00 wib (Rabu 11 Juli 2018) ada orang masuk toko pura pura belanja berombongan berjumlah tujuh orang.

Enam masuk toko dan satu menunggu di mobil avanza, tiga orang tertangkap (2 wanita dan 1 anak 14 tahun).

Sedangkan empat orang melarikan diri pakai mobil avanza.

Lalu penjaga toko melaporkan kasus pencurian ke Polres Pangkalpinang.

Saat Y selaku pemilik menanyakan kepada sang wanita, ia mengaku tidak tau.

Tidak memiliki KTP, tempat tinggal, ditanya soal empat temannya yang lain juga tidak tahu.

"Akhirnya Y terpancing emosi. Karena mereka rame rame maling, saat yang ketangkap ditanya, bilangnya tidak tau semua," ujar AKBP Abdul Munim.

Sosok pria berbaju 'POLISI'

Setelah video jadi viral dan mendapat respon, terungkap juga fakta sebenarnya siapa sosok pria yang dimaksud.

Dikutip dari BangkaPos, Sosok pria yang berada di video tersebut memang bukan warga sipil biasa.

Ia ternyata adalah seorang perwira menengah berpangkat AKBP berinisial MY yang bertugas di Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol Syaiful Zachri dikonfirmasi terkait video mengungkapkan jika pihak Propam Polda Kepulauan Bangka Belitung sudah menindaklanjuti.

"Sudah sedang ditangani oleh Propam," kata Brigjen Pol Syaiful Zachri.

Ia mengatakan sebagai pimpinan dirinya akan mengambil tindakan apabila pria yang dimaksud benar seorang oknum perwira polisi. (BangkaPos.com)

Editor: Fadhila Rahma
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved