Jangan Anggap Remeh Cegukan Yang Terus Menerus, Pertanda Ada Penyakit Berbahaya Ini

banyak faktor yang bisa membuat iritasi saraf phrenic, seperti Infeksi dan obat-obatan, hal ini memicu cegukan terus menerus.

Editor: ewis herwis
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM-- Hati-hati dengan cegukan yang berlangsung lama, karena bisa jadi itu tumor besar dileher, seorang pria menderita cegukan terus menerus, akhirnya mengetahui penyebabnya,ternyata ada tumor besar di leher bagian belakang.

Tumor menjadi penyebab cegukan adalah kasus yang tidak biasa terjadi dan baru pertama kalinya.

Diketahui dalam pemeriksaan bahwasannya tumor tersebut telah menekan saraf phrenic, yaitu jalur saraf yang menuju ke diafragma, otot dibawah paru yang mengatur pernapasan, sehingga saraf yang terjepit itu mengganggu diafragma dan mengakibatkan otot berkontraksi tak menentu ,dan menyebabkan cegukan terus menerus.

Ilustrasi Cegukan
Ilustrasi Cegukan ()

Menurut dokter spesialis penyakit dalam yaitu Dr Mark Goldin, banyak faktor yang bisa membuat iritasi saraf phrenic, seperti Infeksi dan obat-obatan, hal ini memicu cegukan terus menerus.

Seorang pria yang berusia 35 tahun dilaporkan telah mengalami 3 episode cegukan, pada 2 episode pertama ia mengalami cegukan beberapa hari dan cegukan hilang karena diberi obat oleh dokter.

Tetapi beberapa bulan kemudian penyakitnya kembali lagi, dan ia dilarikan kerumah sakit.

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Setelah beberapa jam berada di rumah sakit, gejalanya semakin memburuk, ia mengalami kesemutan, muntah, cegukan, kebas pada bagian kaki, dan ia juga susah berjalan ataupun menjaga keseimbangan tubuh.

Kemudian dokter langsung melakukan pemeriksaan MRI pada otak dan sumsum tulang belakangnya, dan ternyata hasilnya menunjukan bahwa ada tumor yang kompleks dan besar yang disebut dengan hemangioblastoma.

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Tumor itu sangat berbahaya karena menekan sebagian besar akar saraf di area leher yang mengarah ke sumsum tulang belakangnya.

Tapi dengan usaha dokter bedah saraf ini mereka berhasil mengangkat tumor dari si penderita, dan menghilangkan gejala-gejalanya.

SUMBER

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved