Terlilit Banyak Utang, Ibu Ini Berjuang Sendirian Selamatkan Putranya Yang Terkena Kanker Mematikan
Rani tak bisa berbuat banyak, karena mereka terbebani dengan banyaknya hutang yang ia tanggung selama mengobati Pavan putranya.
Penulis: ewis herwis | Editor: ewis herwis
Bertahun-tahun Rani hanya bekerja sebagai penjahit dan menghasilkan ang sekitar 250 Rupee per hari.
Hingga saat ini, Rani telah meminjam 5 Lakhs Rupee dari teman-teman dan kerabatnya untuk membantu putranya menjalani kemoterapi dan perawatan lainnya.
Setiap kali dia membawa Pavan untuk melakukan pemeriksaan, biaya yang harus ia keluarkan sekitar 2.000 Rupee.
Rani benar-benar tidak memiliki apapun dan kondisi Pavan semakin memburuk jika tidak melakukan transplantasi sumsum tulang.
Rani sangat membutuhkan 25 Lakhs Rupee untuk bisa menyelamatkan Pavan, tapi ia tidak memiliki uang sebanyak itu.
"Ibu dan saudara saya membantu saya dengan makanan. Setiap kali kami pergi dan kembali dari rumah sakit, saya meminjam uang 400 Rupeeuntuk membayar transportasi kami, itulah betapa buruknya kondisi kami sekarang ini.
Tahun Lalu, Pavan mengalami kecelakaan hingga membuat tangan kanannya patah hingga dirawat di rumah sakit dan saya pun harus meminjam banyak uang juga" Ujar Rani dengan nada lirih.
Tidak ada yang mau membantu meminjamkan uang kepada Rani, karena Rani masih belum mampu membayar pinjaman sebelumnya.
Sebagai seorang orangtua tunggal, ia berjuang sendirian untuk menyelamatkan nyawa putranya. Karena setiap hari berlalu, biaya yang dikeluarkan semakin banyak.
Rani berharap ada yang dapat membantunya dan mengulurkan tangan untuk menyelamatkan putranya.
Karena Rani sangat membutukan uang sebanyak 25 Lakh Rupee.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pavan2_20180624_195134.jpg)