Kisah 4 Pertanyaan Rabi’ah al-Adawiyah Yang Membuat Pria Yang Melamarnya Menangis, Ini Isinya
Rabi’ah kemudian mengatakan kepada Hasan al-Bashri, “Jika engkau dapat menjawab empat pertanyaanku, aku pun akan bersedia menjadi istrimu.”
“Pertanyaan pertama,” kata Rabi’ah, “Apakah yang akan dikatakan oleh Hakim dunia ini saat kematianku nanti, akankah aku mati dalam Khusnus Khatimah atau Suul Khatimah?”
Hasan menjawab, “Hanya Allah Yang Maha Mengetahui yang dapat menjawab.”
“Pertanyaan kedua, “Apa yang akan Anda katakan, jika ragaku telah diletakkan di bumi pemakaman, dan telah menanyaiku Munkar-Nakir, apakah aku mampu menjawab pertanyaan darinya?”
Hasan menjawab, “Hanya Allah Yang Maha Mengetahui.”
Rabi’ah al-Adawiyah mengajukan pertanyaan yang ketiga: Jika manusia telah diarak, di akhirat kelak, masing-masing dari mereka menerima kitab amal perbuatannya. dan aku telah benar-benar menerima kitab amal-perbuatanku, ditangan mana aku menerimanya, apakah tangan kiri atau tangan kanan?
Hasan kembali menjawab, “Hanya Allah Yang Maha Tahu. “
Pertanyaan terakhir, pada saat Hari Perhitungan nanti, “Jika telah dipanggil manusia, beberapa diantara mereka ada yang di syurga, ada yang dineraka, dimanakah aku berada diantara dua golongan ini?”
Hasan lagi-lagi menjawab seperti jawaban semula bahwa hanya Allah saja Yang Maha Mengetahui semua rahasia yang tersembunyi itu.
Setelah semua pertanyaan, dijawab oleh Hasan Basri.
Rabi’ah mengatakan: Seseorang yang baginya ghaib tentang empat hal ini, bagaimana dia disibukkan dengan pernikahan?
Wahai Hasan. Rabi’ah melanjutkan perkataannya. Kabarkan kepadaku, berapa bagian Allah Membagi akal?
"Sepuluh bagian" kata Hasan Bashri. yaitu; sembilan bagian diperuntukkan laki-laki dan satu bagian diperuntukkan perempuan.
Lalu, berapa bagian Allah membagi nafsu? Tanya kembali Rabi’ah.
"Sepuluh bagian." jawab Hasan Basri. yaitu; sembilan bagian diperuntukkan perempuan dan satu bagian diperuntukkan laki-laki.
“Wahai Hasan” kata Rabi’ah, aku dianugrahi kemampuan menjaga sembilan bagian nafsu dengan satu bagian akal, dan engkau tidak mampu menjaga satu bagian nafsu dengan sembilan bagian akal.
Hasan Bashri. Waliyullah, Ulama’, Ahl Haqiqah diangkatan tabi’in ini menangis dari apa yang dikatakan Rabi’ah al-Adawiyah. dan Dia-pun keluar dari kediaman Rabi’ah.
sumber: http://kabarpetuah.blogspot.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/rabiah-al-adawiyah_20180618_140116.jpg)