Idul Fitri 2018
Menjejaki Daendels di Jalur Pantai Selatan Jawa
Seluruh mata orang Indonesia saat ini tertuju pada aktivitas mudik Lebaran 2018. Tol Trans Jawa adalah bintang dari segala bintang
Untuk membedakan dengan Jalan Daendels yang membentang dari Anyer hingga Panarukan, pemerintah kolonial Hindia Belanda menyebut jalan Daendels selatan sebagai “Jalan Utama”.
Menyusuri Jalan Daendels yang ini, sama halnya dengan menguarkan memori yang kami koleksi usai menempuh perjalanan panjang 761 kilometer Tol Trans Jawa Jakarta-Pasuruan selama empat hari sebelumnya.

Sungguh bagai langit dan bumi. Saujana Pansela Jawa membentang hamparan sawah bak permadani hijau yang menyegarkan sensual empiris kita.
Teduh dirimbuni pepohonan di kiri dan kanan jalan. Trek lurus ditingkahi kelokan tajam, dan sedang serta turunan dan tanjakan, tak membosankan.
Aktivitas warga yang tengah bersepeda ontel, petani mencangking hasil garapan, serta penjaja sayur yang menyambangi satu rumah ke rumah lainnya seraya bercengkerama adalah keseharian yang mendamaikan.
Wajah-wajah bersahaja dengan senyum tulus, menyapa Tim Merapah Trans Jawa.
Tak hanya itu, sederet lokasi wisata pantai memesona siap menyambut para pemudik bila melalui jalur ini.
Pantai-pantai di kawasan pesisir selatan di wilayah ini bisa pemudik nikmati untuk menghilangkan rasa lelah.

Masing-masing kabupaten Wonogiri, Purworejo, dan Kebumen ini menyuguhkan pemandangan pantai yang tidak kalah indahnya dari daerah lain.
Di Kabupaten Kebumen terdapat Pantai Menganti dan Pantai Bopong.
Lanjut ke Kabupaten Purworejo, pemudik bisa menikmati indahnya Pantai Jetis dan Pantai Jatimalang. Berikutnya, ada Pantai Nampu dan Waduk Gajahmungkur di Kabupaten Wonogiri.
Imbauan pemerintah kepada para pemudik agar melintasi jalur pansela Jawa itu antara lain karena kondisi infrastruktur jalannya sudah lebih baik.
"Kondisi fisiknya bagus dan mantap," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam beberapa kali kesempatan terkait persiapan Mudik Lebaran 2018.
Salah satu ruas jalan di pansela Jateng yang sudah selesai dikerjakan yaitu ruas Giriwoyo-Duwet. Panjangnya lebih kurang 23,7 kilometer yang pembiayaannya dilakukan dengan kontrak multiyears 2015-2017.
Sumber dananya berasal dari Islamic Development Bank (IDB) senilai Rp 192 miliar melalui program Regional Road Development Project (RRDP).
Pembangunannya dimulai dari Oktober 2015 dan sudah diselesaikan pada akhir 2017 dengan biaya Rp 203 miliar.
Sementara untuk pemeliharaannya dikerjakan oleh kontraktor PT Hutama Karya (Persero) hingga Desember 2019.
PenulisHilda B Alexander
Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://properti.kompas.com/ dengan Judul:
Menjejaki Daendels di Jalur Pantai Selatan Jawa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/tol-trans-jawa_20160203_100455.jpg)