Ternyata Bos First Travel Menyadari Biaya Umrah tak Cukup Rp 14,3

Kementerian Agama (Kemenag) pun telah menetapkan biaya umrah sebesar sekira Rp 21 juta.

Ternyata Bos First Travel Menyadari Biaya Umrah tak Cukup Rp 14,3
VOA Indonesia
Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan. 

SRIPOKU.COM, DEPOK - Para terdakwa kasus First Travel ternyata sejak awal menyadari bahwa biaya umrah sebesar Rp 14,3 juta tidak cukup.

"Namun, terdakwa terus menjalankan program umrah," kata Hakim Ketua Sobandi di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (30/5/2018).

Dalam rangkaian persidangan sebelumnya, para saksi mengatakan bahwa biaya yang seharusnya dibutuhkan untuk satu orang jemaah adalah Rp 20 juta.

Kementerian Agama (Kemenag) pun telah menetapkan biaya umrah sebesar sekira Rp 21 juta.

Baca: Bos First Travel Divonis 20 Tahun dan 18 Tahun Penjara serta Denda Rp 10 Miliar

Dalam pembacaan vonis, majelis hakim menyatakan para terdakwa menawarkan promo umrah dengan biaya Rp 14,3 juta.

Direktur Utama biro perjalanan umrah PT First Karya Anugerah Wisata atau First Travel Andika Surachman akhirnya divonis 20 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.

Sementara istri Andika, Anniesa Hasibuan dijatuhi hukuman 18 tahun penjara.

Sedangkan Direktur Keuangan sekaligus Komisaris First Travel Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki divonis 15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.

Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata Andika Surachman tiba di Pengadilam Negeri Depok sebelum sidang vonis, Senin (30/5/2018).
Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata Andika Surachman tiba di Pengadilam Negeri Depok sebelum sidang vonis, Senin (30/5/2018). (KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN)

Baca: Tipu Jemaah 1 Triliun, Bos First Travel Bakal Dibui Selama Ini. Cukup?

Andika dan Anniesa melanggar pasal 378 KUHP junto pasal 55 ayat 1 KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP dan pasal 372 KUH junto pasal 55 ayat 1 KUHP junto pasal 64 ayat 1 KUHP dan pasal 3 Undang - Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang junto pasal 55 ayat (1) KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sementara itu, Kiki dijerat pasal 378 KUHP junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP atau pasal 372 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP, pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Adapun total kerugian diperkirakan mencapai Rp 905,33 miliar dari total 63.310 calon jemaah umrah yang gagal diberangkatkan.

Mereka sudah membayar lunas biaya perjalanan umrah promo hingga Juli 2017. (Penulis : Sakina Rakhma Diah Setiawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bos First Travel Sadar Biaya Rp 14,3 Juta Tak Cukup untuk Umrah"

Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved