Hewan-hewan ini Disebut-sebut akan Turun kalau Terjadi Sesuatu pada Gunug Merapi
Sekitar tiga ekor kera jenis ekor panjang sempat terlihat di Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM)
SRIPOKU.COM, SLEMAN -- Sekitar tiga ekor kera jenis ekor panjang sempat terlihat di Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM), Jalan Kaliurang, Km 22,6, Sleman, Yogyakarta.
Para kera ini terlihat pada Kamis, (25/5/2018).
Dilansir dari Tribun Jogja, foto kera yang ikut beredar di media sosial tersebut sempat memancing dugaan bahwa mereka turun dari gunung lantaran Merapi akan erupsi.
Menanggapi hal ini, Kepala Sub Bagian Tata Usaha BTNGM, Akhmadi menyatakan, kemunculan kera belum tentu karena akan terjadi erupsi, namun bisa jadi karena sedangmencari makanan.
"Kera-kera ini juga habitatnya di bantaran Kali Kuning, yang bukan termasuk kawasan TNGM," jelas Akhmadi saat ditemui Kamis (24/05/2018) di BTNGM.
Menurut Akhmadi, kera adalah jenis hewan yang paling adaptif.
Mereka diketahui tidak memiliki rasa takut atau menghindar dari manusia.
Apalagi, mereka juga terbiasa berhadapan dengan wisatawan di Kaliurang yang memang sering memberi mereka makan.
"Kebetulan kan ini bulan puasa, wisata sepi, warung-warung juga tutup.”
“Jadi kera-kera itu kadang-kadang datang ke permukiman warga," ujar Akhmadi.

Sekelompok kera ekor panjang difoto usai erupsi freatik Merapi pada Jumat (11/05/2018) silam. (Dokumentasi Kepala Seksi Pengelolaan Wilayah 1 TNGM, Nurpana Sulaksono)
===
Akhmadi menyebutkan ada hewan-hewan lain yang bisa menjadi pertanda bahwa aktivitas Merapi semakin meningkat.
Mereka justru adalah hewan-hewan yang jarang berinteraksi langsung dengan manusia.
Bahkan malah menghindar jika melihat manusia.