Berbukalah Dengan Takjil Yang Paling Sehat Ini, Bisa Dibuat Sendiri Di Rumah

suatu senyawa antiviral dan antibacterial sehingga berfungsi untuk melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit yang diakibatkan oleh virus.

Tayang:
Editor: ewis herwis

Sebagai sumber mineral dan vitamin, singkong dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan magnesium, vitamin C, dan folat Anda.

Satu cup singkong dapat mencukupi 14% kebutuhan folat, serta 50% kebutuhan vitamin C Anda.

Tidak hanya umbi-umbiannya saja, bahan lain yang seperti gula merah dan santan ternyata juga berperan dalam membantu menjaga kesehatan Anda.

Meskipun sering diasosiasikan dengan penyakit kolesterol tinggi, santan sebenarnya tidak mengandung kolesterol karena berasal dari tanaman.

Tetapi memang dalam santan terdapat kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi.

Setiap 100 ml santan mengandung kurang lebih 13,2 gram lemak jenuh.

Namun pada kelapa (terutama bagian daging kelapa) terdapat komponen yang disebut lauric acid.

Di dalam tubuh lauric acid ini akan di konversi ke dalam bentuk monolaurin, suatu senyawa antiviral dan antibacterial sehingga berfungsi untuk melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit yang diakibatkan oleh virus.

Gula merah yang digunakan dalam pembuatan kolak merupakan jenis pemanis alami yang rendah nilai indeks glikemiknya, sehingga dapat dijadikan pemanis alternatif bagi mereka yang menderita diabetes.

Namun Anda diharapkan untuk tetap mengonsumsi santan dan gula merah secukupnya saja karena jika berlebihan maka malah akan menyebabkan penyakit.

2. Bubur kacang hijau

Kacang hijau kaya akan mineral. Mangan, potasium, magnesium, folat, zinc, merupakan jenis-jenis mineral yang terdapat dalam jenis kacang yang dikenal pertama kali di India sebagai salah satu bahan baku untuk pengobatan tradisional.

Bubur Kacang Ijo
Bubur Kacang Ijo ()

Dalam Journal of Human and Experimental Toxicology, penelitian terkait kacang hijau pada tahun 2011 menyatakan bahwa kacang hijau sangat efektif untuk menghambat oksidasi kolesterol jahat atau LDL.

Kacang hijau bekerja dengan cara memperbaiki kerusakan di pembuluh darah yang diakibatkan oleh radikal bebas.

Selain itu, antioksidan dalam kacang hijau juga berfungsi untuk mengurangi peradangan dalam tubuh.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved