Bom Bunuh Diri di Gereja Santa Maria
Ternyata Pelaku Pengeboman Gereja Surabaya Diduga Satu Keluarga, Begini Kronologinya!
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan para pelaku pengeboman tiga gereja di Surabaya masih memiliki hubungan keluarga.
SRIPOKU.COM - Belum juga dingin kejadian mencekam di Mako Brimob, 8-10 Mei kemarin.
Kejadian mengerikan kembali terjadi pagi ini, di Jawa Timur tepatnya di gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngangel, Surabaya.
Sebuah ledakan terjadi hingga membuat banyak korban berjatuhan.
Kejadian sontak membuat cemas banyak orang.
Baca: Inilah Daftar Nama, Para korban Bom Bunuh Diri di Surabaya yang Telah Diidentifikasi
Teror bom bunuh diri menurut data terakhir sudah menyebabkan 11 orang meninggal, 40 orang luka-luka, 30 kendaraan tebakar.
Mirisnya, tak hanya di Gereja Santa Maria, ada tiga tempat teror bom bunuh diri.
Selain di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Ngagel, Gubeng, Surabaya, ledakan juga terjadi di dua gereja yang lain, yakni GKI Jl Diponegoro dan GPPS Jl Arjuno Surabaya.
Bahkan sampai masih ada beberapa ambulance dan tim medis yang berada di sekitar ketiga TKP.
Baca: Tubuh Hancur dan Tinggalkan 1 Anak, Inilah Sosok Aloysius Bayu yang Halangi Teroris Masuk Gereja
Informasi yang baru saja didapat, saat ini Presiden Republik Indonesia, Jokowi Dodo saat ini sudah berada di Jawa Timur tepatnya di RS Bhayangkara untuk melihat kondisi para korban bom bunuh diri.
Dalam kunjungan tersebut Jokowi meminta pihak Kepolisian untuk menginvestigasi dan mengusut hingga tuntas aksi dari ledakan bom atom tersebut.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan para pelaku pengeboman tiga gereja di Surabaya masih memiliki hubungan keluarga.
"Pelaku ini diduga satu keluarga yang melakukan serangan.
Dari tadi pagi, tim alhamdulillah sudah [melakukan investigasi]," kata Tito di Surabaya, Minggu (14/5).
Tito menjelaskan satu keluarga yang terdiri dari ayah-ibu dan empat anaknya itu melakukan pemboman di tiga gereja.

Baca: Felix Siauw Tulis Surat Cinta untuk Surabaya, Netter Sedih hingga Sebut Fitnah Akhir Zaman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bom-di-gereja-santa-maria_20180513_114647.jpg)