Update SFC

Aksi Hamka dan Suporter Makan Lesehan Disebut Bawa Berkah Sriwijaya Bekuk Bali 4-3

"Itu salah satu peluang dari Bali United tetapi tidak masuk, maka itu saya katakan kami lebih beruntung dari Bali United

Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Hamka Hamzah menyempat diri menyapa suporter bahkan makan lesehan bersama, sebelum pertandingan melawan Bali United, Sabtu (5/5/2018) kebersamaan inilah diabadikan salah seorang suporter dan mendapatkan komentar bahwa hal inilah salah satu yang membawa berkah kemenangan bagi Laskar Wong Kito.

"Ini yang bikin menang," ujar suporter, ketika memposting foto dalah satu Grup Suporter dengan mamasang emoji senyum.

Ketua Suporter Singa Mania, Ariyadi Eko Neori mengucapkan terimakasih kepada Sriwijaya FC yang mempersembahkan tiga poin."Thank Sriwijaya FC," ujar Eko.

Pelatih Rahmad Darmawan usai pertandingan mengatakan, Sriwijaya FC banyak memiliki peluang, tetapi Bali United pun juga memiliki banyak peluang. Dia menilai moment di mana Spaso bisa melewati Teja Pakualam, di mana bola yang ditepis Teja itu lewat di belakangnya dan diheading oleh Spaso tetapi tidak menjadi gol.

"Itu salah satu peluang dari Bali United tetapi tidak masuk, maka itu saya katakan kami lebih beruntung dari Bali United sehingga bisa menang dalam pertandingan hari ini," ujar Rahmad Darmawan, usai pertandingan Sabtu (5/5/2018).

Namun menurut RD, secara keseluruhan kemenangan ini karena pemainnya lah yang bekerja keras sepanjang pertandingan.

Bahkan di babak pertama, SFC sempat menekan Bali selama 7 menit dan setelah itu, baru Bali berani keluar menekan lewat serangan balik dan menciptakan gol cepat lewat Spaso di menit ke-13.

Tetapi kemudian disamakan oleh Hamka Hamzah menyambut assist Vizcarra menit ke-28, untuk kemudian Sriwijaya FC tertinggi 2-1 ketika Alfin dengan tidak sengaja menyundul bola free kick Bali hingga meluncur ke gawang Sriwijaya FC.

Namun Beto kemudian menyamakan kedudukan memanfaatkan umpan dari Esteban Vizcarra di menit ke-43.

"Inilah yang saya maksudnya kerja keras dari para pemain," ujar RD.

Bahkan di babak kedua, permainan sangat terbuka, dari sinilah terlihat kerja keras para pemain, hingga kemudian Dzhalilov mencetak gol ketiga Sriwijaya FC di menit ke-53.

Meski kemudian Bali United mendapatkan penalti karena NDiaye hansball di kotak penalti dan Lilipaly mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3 setelah sukses menjebol gawang Teja Pakualam di menit ke-58. Jali sapaannya mendapatkan assist dari Alfin Tuasalamony, yang seolah ingin membayar kesalahannya.

Namun SFC terus menekan, terutama di 10 menit pertandingan terakhir. Akhirnya kapten Hamka Hamzah mendapatkan moment, golnya menjadi penentu kemenangan.

Dari sinilah pula NDiaye menebus dosanya. Bermula dari sepakbola Konate Makan, dia kemudian menyambut umpan itu dengan tandukannya yang diarahkan ke gawang atau tempatnya memberikan bola kepada Hamka Hamzah.

Sang kapten yang berdiri membelakangi gawang dan tidak terjaga melakukan tendangan memutar yang membuat kiper Wawan tak mampu mengantisipasi bola dengan cepat.

Gol dan SFC menang 4-3.

"Nah inilah yang saya maksudnya pemain bekerja keras, kemenangan tidak akan datang jika pemain tidak bekerja keras seperti hari ini, namun kami akui kami lebih beruntungan dari Bali United," ujar RD.

Dengan kemenangan ini, Sriwijaya FC naik ke lima besar dengan poin 10, sama dengan Persija dan PSM di posisi ke-3 dan 4, namun SFC kalah selisih gol.

Sumber:
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved