Pengerjaan Fly Over Simpang Bandara Terus Dikebut, Macet & Jalan Berlubang Ganggu Arus Lalu Lintas!
Terus kebut kerja demi tercapainya target pembangunan Flyover simpang bandara, para pekerja terus bekerja dibawah panasnya
Penulis: Wahyu Kurniawan | Editor: pairat
Laporan wartawan Sripoku.com, Wahyu Kurniawan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pengerjaan pembangunan fly over Simpang Bandara terus dikebut agar tercapai sesuai target yang telah ditetapkan.
Fly over yang diklaim akan menjadi jembatan layang tercantik di Sumsel ini dalam proses pengerjaan, dengan panjang 460,74 meter jembatan yang akan menghubungkan jalan Kota Palembang dan Jambi.
Pantauan Sripoku.com di lapangan, Selasa (24/4) terlihat para pekerja yang sedang melakukan pengecoran jalan di atas jembatan, memasang behel cor dan ornamen songket di pinggiran dinding, serta melakukan pengecoran di sisi bawah jembatan yang dari arah KM 10 ke arah Bandara.
Fly over yang langsung berada di bawah LRT itu dan jembatan tersebut ditanam tiang penyangga LRT sebagai pembatas jalan, hal ini sedikit unik dan baru pertama kali ada di Sumsel.
Namun saat ini sayangnya, pengerjaan proyek ini membuat pengendara motor harus memutar arah apabila ingin ke arah Jalan Kolonel H Barlian, pengendara harus melewati Asrama Haji terlebih dahulu.
Terlebih lagi ditambah macetnya jalanan akibat jalan yang berlubang sehingga para pengendara kendaraan harus ekstra berhati-hati saat mengendarai kendaraan.
Baca:
Ini 17 Manfaat Daun Mint Sangat Diperlukan Bagi Tubuh, Obati Penyakit Yang Sering Anda Alami Ini
Wow Hadir di Indonesia Idol, Via Vallen Tantang Judika Nyanyi Lagu Dangdut. Lihat Videonya
Iin, seorang pengguna jalan mengatakan bahwa daerah Simpang Bandara sering macet dan jalannya berlubang, harus berhati-hati saat mengendarai kendaraan.
"Di sini kan ada dua pengerjaan proyek, jadi jalan banyak yang berlubang ditambah lagi becek,"jelasnya saat ditanyai Sripoku.com di warung kopi.
Kondisi jalan yang berlubang dan becek serta penyempitan jalan memang membuat pengendara harus berhati-hati, mobil besar yang lewat dan beberapa pak ogah yang membuat arus menjadi lebih macet.
Namun hal ini menjadi sebuah kemakluman bagi Hani seorang warga Kebun Bunga, ia sangat senang dengan adanya pembangunan di kota Pempek ini, bagaimana tidak manfaat yang dirasakan setelah proyek ini akan sangat membantu kemacetan kota.
"Sekarang memang lagi begitu kondisi jalan, tapi kita lihat kedepannya pasti bermanfaat,"ujarnya.
Di sisi lain, jika di malam hari pukul 19.00 hingga pukul 21.00 terkadang ada pekerja yang sedang melakukan pengerjaan pemasangan behel untuk mengecor jalan di bawah FO dari arah Jl. Kol H. Barlian menuju arah Jl. Soekarno Hatta, hal tersebut membuat arus lalu lintas menjadi macet mulai dari komplek kejaksaan yang berada di KM 9.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/fly-over-simpang-bandara_20180424_181137.jpg)