Benarkah Semua Perkebunan Sawit Merusak Lingkungan, Jokowi Malah Melakukan Ini di Sumsel!
Ia pun menegaskan, banyaknya perkebunan sawit juga minim untuk potensi kebakaran hutan, hal tersebut pada dasarnya bukan kepada budidaya sawitnya.
Penulis: Rahmaliyah | Editor: Candra Okta Della
Laporan wartawan Sripoku.com Rahmaliyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pengamat lingkungan, Ir. Yayat Hidayat, S.Hut.T, M.Si, IPM mengungkapkan jika tak semua perkebunan sawit bisa diklaim sebagai perusak lingkungan.
Bahkan malah sebaliknya, banyak yang bernilai positif untuk lingkungan.
Dikatakannya, Perkebunan sawit selama sesuai dengan kaidah pengelolaan lingkungan dan tata ruang serta perizinan yang lengkap dinilai bisa dipertanggunggungjawabkan dan tentunya tidaklah merusak lingkungan.
"Ada beberapa kegiatan perkebunan yang merusak lingkungan adalah pengembangan sawit secara ilegal di kawan hutan, pembangunan sawit skala luas oleh kelompok tertentu di wilayah APL yang dibuka tanpa kajian lingkungan serta sporadis," jelasnya, Senin (16/4/2018).
Untuk itu, disinilah sebenarnya peran pemangku kepentingan harus berperan secara aktif bagaimana memfasilitasi dan memberikan pemahaman untuk dilakukan perbaikan tata kelola perkebunan sawit antara lain dalam mendorong sertifikasi ISPO, RSPO dan lainnya sebagai kebutuhan bersama.
"Yang lebih penting untuk perbaikan lingkungan ke depan diperlukan sinergitas seluruh para pihak agar dalam kelemahan pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara ilegal dan sporadis tersebut bisa dibenahi," ujarnya.
Ia pun menegaskan, banyaknya perkebunan sawit juga minim untuk potensi kebakaran hutan, hal tersebut
pada dasarnya bukan kepada budidaya sawitnya.
Malah sawit sebenarnya lebih aman dari bahaya kebakaran selama menerapkan good agrikultur praktice (GAP).
"Kebakaran itu lebih kepada permasalahan non teknis. Seperti permasalahan Akuan lahan, konfliks , kebiasaan masyarakat dll," ungkapnya.
Bahkan, untuk sekelas perusahaan besar dan legal, mereka sudah tidak ada lagi yang berani dalam proses pembukaan lahannya dengan cara membakar.
"Kalau pihak individu kita masih bisa melihat cara pembakaran saat ini masih dilakukannya," ujarnya.
Yayat pun menjelaskan, jika tanaman sawit memiliki andil dalam penghijauan lingkungan.
Selain itu, juga berperan dalam peningkatan biodiversitas selama kaidah-kaidah pengelolaan lingkungannya di penuhi (ada aspek penilaian lingkungan dalam ISPO )
"jadi tidak semua perkebunan sawit merusak lingkungan. Bahkan banyak yang bernilai positif untuk lingkungan kalau kita mau jujur," ujar mahasiswa doktoral ilmu lingkungan UNSRI itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kebun-sawit_20180416_113240.jpg)