Ikuti UN, Anak Didik Lapas Pakjo Palembang Ini Percaya Masa Depan Masih Panjang

Ada yang tersandung kasus pencurian, narkoba, pembunuhan, hingga melarikan anak gadis orang. Begitulah gambaran aksi kriminal dilakukan 15 Andikpas

Ikuti UN, Anak Didik Lapas Pakjo Palembang Ini Percaya Masa Depan Masih Panjang
SRIPOKU.COM/YULIANI
Para Andikpas LPKA kelas 1A Pakjo Palembang saat mengikuti UNBK di SMAN 11 Palembang, Senin (9/4/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ada yang tersandung kasus pencurian, narkoba, pembunuhan, hingga melarikan anak gadis orang. Begitulah gambaran aksi kriminal yang dilakukan 15 Andikpas (Anak Didik Lapas) Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas 1A Pakjo Palembang.

Namun siapa mengira, karena merasa dulunya pernah melakukan kesalahan, para remaja ini lantas tak berhenti sekolah.

Hingga mereka mampu bertarung pada Ujian Nasional (UN) yang merupakan penentu kelulusan dan kesempatan mereka untuk memperbaiki diri di masa depan.

Hari ini, Senin (9/4/2018) usai Dzuhur sebuah mobil hitam memasuki halaman SMAN 11 Palembang. Beberapa siswa berseragam putih abu-abu nampak turun dikawal dua petugas dari LPKA kelas 1A Pakjo Palembang.

Di leher mereka tergantung kartu tanda pengenal peserta UN yang akan besiap memasuki sesi 3.

"Mereka percaya masa depan masih panjang. Maka itu semua mau ikut UN dan memang dapat jadwal di sesi terakhir," ujar kepala Lapas, Budi Yuliarno yang turut mengawal jalannya ujian.

Baca: Tidak Ada Dana, Keinginan Fakhri Wakili Indonesia Ikuti Lomba WMI di Korsel Sirna

Dengan santun para siswa ini menyalami seorang guru yang menyambut mereka turun dari mobil. Rupanya sang guru terbiasa mengajar mereka di lingkungan Lapas sendiri. Bahkan saat akan dibrefing sebelum ujian pun mereka tetap tertib.

"Memang SMAN 11 ini sekolah fillial bagi Andikpas. Jadi ujiannya selalu disini setiap tahun. Kita tak pernah memaksa mereka untuk lanjut sekolah, namun tak henti memotivasi mereka kalau masa depan mereka masih panjang," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Yuliani
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved