Breaking News:

Tiga Jam Bobol Dinding Konter, Maizal Gasak 70 Unit Ponsel

Melihat ada kesempatan, Maizal (36), nekat membobol konter handphone (hp). Maizal pun menggasak sebanyak 70 unit hp atau ponsel dari berbagai merek.

Editor: Reigan Riangga
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Kapolsek Kemuning AKP Robert P Sihombing mengintogerasi Suhami (36), pelaku pembobolan berikut barang bukti puluhan ponsel ketika rilis perkara di Mapolsek Kemuning Palembang, Jumat (6/4/2018). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Melihat ada kesempatan, Maizal (36), nekat membobol konter handphone (hp). Maizal pun menggasak sebanyak 70 unit hp atau ponsel dari berbagai merek.

Maizal membobol konter Brother Cell di Jalan Rimba Kemuning Kecamatan Kemuning Palembang pada Rabu (21/3/2018). Ketika itu Maizal bermodus pura-pura untuk menjual hp.

"Waktu itu aku jual hp, aku lihat bagian belakang konter dindingnya retak. Jadi aku terencana untuk mencuri," ujar Maizal, ketika rilis perkara di Mapolsek Kemuning Palembang, Jumat (6/4/2018).

Maizal mengakui, usai melihat keadaan konter yang ada celah, kemudian pulang ke rumah dan mengambil palu atau pukul besi serta kapak. Kemudian datang lagi ke konter dan menghancurkan dinding yang retak selama tiga jam.

Baca: Eddy Santana Putra: Usai Umroh Hati Saya

"Dinding sudah jebol, aku langsung ambil hp yang ada di etalase. Tapi hp itu rata-ratanya banyak yang rusak," ujarnya.

Usai membobol konter, Maizal kemudian menjual hp curiannya. Namun saat menjual hp, Maizal diminta kartu identitasnya. Lantaran takut ketahuan, Maizal pun mejual hp tersebut ke kalangan sopir.

"Aku baru jual hp sebanyak 40 unit yang totalnya Rp2.350 ribu, tapi duitnya sudah habis untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya.

Baca: Gelombang Pertama Pendaftaran Anggota Polri di Empatlawang Sebanyak 42 Orang

Kapolsek Kemuning Palembang AKP Robert P Sihombing mengatakan, usai mendapat laporan korban, pihaknya langsung melakukan pengejaran.

Tepatnya pada Kamis kiemarin (5/4/2018) anggota langsung menangkap tersangka yang saat itu tengah santai di rumahnya.

"Dari tangan tersangka kami berhasil mengamankan satu buah palu dan satu buah kapak, serta 30 ponsel yang masih tersisa," katanya. (*)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved