Perampok Ngaku Polisi Rampas Motor Warga di Muaraenim Ini Diamankan Petugas
Julius alias Yus (25) warga Bedeng Sentral, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim ini.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Reigan Riangga
SRIPOKU.COM, MUARAENIM --- Modus kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku mulai bermacam-macam.
Seperti yang dilakukan Julius alias Yus (25) warga Bedeng Sentral, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim ini.
Dalam melancarkan aksi kejahatannya, tersangka mengaku sebagai anggota polisi, dan berhasil merampas dua unit sepeda motor milik Gilang Setiawan di Jalan Gereja Atas, Talang Jawa, Kelurahan Pasar Tanjungenim dan milik Hamdani di tepatnya Samping Lapangan Merdeka, Kota Muaraenim.
Dari informasi yang dihimpun Sripoku.com, di lapangan, Kamis (29/3/2018), kejadian tersebut berawal ketika pelaku beserta salah satu temannya FK, melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, modusnya memepet motor korban kemudian mengancam korban mempergunakan senjata tajam serta mengaku sebagai anggota polisi.
Setelah motor didapat, pelaku langsung mengatakan kepada korban untuk mengambil motor di kantor Polisi, namun kenyataannya pelaku membawa lari motor korban.
Baca: Perawatan Kecantikan Agar Kulit Wajah Kencang & Tirus, Segini Promo dari TESC Palembang
Kemudian para korban menanyakan ke Kantor Polisi, ternyata motor mereka tidak ada.
Sadar mereka ditipu, akhirnya langsung melapor ke Polres Muaraenim.
Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono, melalui Kasatreskrim AKP Willian Harbensyah, usai menerima laporan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan, setelah tahu pelakunya langsung dilakukan pengejaran dan akhirnya salah satu pelaku berhasil ditangkap di Bedeng Sentral Kelurahan Pasar I Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim.
Baca: Satu Pelaku Penodongan di Lubuklinggau Susul Dua Rekannya ke Bui, Empat Masih DPO
Selain pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Scorpio yang digunakan oleh pelaku untuk melakukan aksinya serta sepeda motor Yamaha Mio BG-2502-DC dan Yamaha Mio J.
Saat ini petugas masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini, karena pelaku juga melakukan di tempat lain.
"Hasil pengembangan sudah ada lima TKP, mungkin bisa lebih," terang Willian.
Ditambahkan Willian, pihaknya menghimbau kepada masyarakat, supaya berhati-hati, dan selalu waspada saat berkendaraan terutama ketika berjalan sendiri, ditempat sepi dan malam hari.
Jika mengalami ataupun mengetahui ada tindak pidana untuk segera melapor secepatnya ke petugas terdekat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/tsk-julius_20180329_161308.jpg)