Sampai 2019, Ada 12 Ribu Sambungan Gas Bumi Gratis di Palembang
Di tahun 2018 ini, Kota Palembang kembali mendapatkan tambahan pemasangan gas bumi gratis untuk 3500 kepala keluarga (KK).
Penulis: Siti Olisa | Editor: Ahmad Sadam Husen
Sebab berdasarkan data, jargas di sana memang belum ada.
Lalu disana tingkat kemiskinannnya lebih tinggi, sehingga kawasan Seberang Ulu menjadi prioritas.
Maka dari itu pemasangan hingga keluar titik api, masyarakat tidak dikenakan biaya apapun selain biaya per bulan pemakaian gas tersebut.
Sementara itu, Plt Direktur Jendral Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Ego Syahrial mengatakan, nota kesepahaman ini merupakan bentuk sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk mendukung kelancaran penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui jargas.
Pada tahun ini, Pemerintah menganggarkan dana sekitar Rp. 886 miliar untuk pembangunan jargas.
"Untuk tahun ini, anggaran Ditjen Migas Rp. 1,7 triliun.”
“Hanya Rp. 280 miliar yang digunakan untuk belanja rutin.”
“Sisanya Rp. 1,42 triliun digunakan untuk pembangunan, salah satunya jargas.”
“Kami alokasikan (jargas) hampir Rp. 900 miliar," ujar Ego.
Pembangunan infrastruktur ini, lanjut Ego, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo agar dari seluruh anggaran APBN, minimal separuhnya harus dapat dinikmati oleh masyarakat.
Diketahui, untuk gas alam ini resikonya sangat kecil sekali, jadi lebih banyak keuntungan dibanding dengan gas tabung.
Kriteria gas bumi ini tidak berbau, tidak berwarna, tidak terlihat, tidak beracun dan mempunyai nilai kalori lebih ringan dari udara. (cr5)
===
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pemerintah-kota-palembang-dan-kementerian-esdm-melakukan-penandatanganan-nota-kesepahaman_20180326_152609.jpg)