Pemkot Palembang akan Jadikan Pasar Sekanak sebagai Pasar Khusus

Hal ini menjadi perhatian khusus Direktur Opersional (Dirops) PD Pasar, Syahrul, melalui Kabid Pemasaran dan Pembinaan Pedagang, Rinto Siswandi.

Penulis: Rangga Erfizal | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Kondisi Pasar Sekanak saat ini, Minggu (11/3/2018) yang sepi akan aktifitas perdagangan. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui PD Pasar Palembang Jaya (PD Pasar) akan menyulap Pasar Sekanak menjadi Pasar Khusus.

Hal ini lantaran Pasar Sekanak selalu sepi dalam lima tahun belakang.

Hal ini menjadi perhatian khusus Direktur Opersional (Dirops) PD Pasar, Syahrul, melalui Kabid Pemasaran dan Pembinaan Pedagang, Rinto Siswandi.

Menurutnya, PD Pasar berencana akan menjadikan Pasar Sekanak menjadi pasar khusus karena saat ini di Kota Palembang belum ada pasar khusus yang di dalamnya hanya menjual satu perlengkapan saja.

“Waktu itu saya bertemu seorang konsultan dari Jakarta, saat kami mengunjungi Pasar Sekanak dan melihat kondisinya, mereka langsung menyarankan kepada kami untuk menyulap Sekanak menjadi pasar khusus.”

“Selama ini belum ada pasar khusus di Kota Palembang yang menjual satu bidang saja.”

“Masukan tersebut coba kita pelajari buat mencari solusi Pasar Sekanak," ujar Rinto.

Lanjutnya, dengan pesatnya pembangunan di Kota Palembang saat ini dibutuhkan pembangunan pasar khusus yang dapat membantu kebutuhan masyarakat.

Rinto mencontohkan, pasar khusus dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Palembang.

"Seandainya sekanak menjadi pasar khusus, bisa menjadi pasar untuk buah atau pasar yang menjual bunga saja," jelasnya.

===

Sedangkan untuk anggaran, Rinto menekankan pihaknya belum memastikan apakah nanti POasar Sekanak yang dijadikan pasar khusus akan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Palembang atau menggaet dari investor swasta.

“Kalau dari APBD selama ini sepertinya sulit karena belum ada anggaran untuk pasar.”

“Kemungkinan nantinya kami akan menggaet pihak swasta.”

“Tapi semuanya masih dalam pertimbangan," tegasnya.

Jika terealisasi, kondisi di dalam Pasar Sekanak nantinya akan dibongkar.

Pasalnya kondisi saat ini di dalam pasar sudah tidak karuan.

Hal ini disebabkan kondisi jalan pasar yang berlubang, kondisi jarak antara kios satu dan lainnya sangat sempit.

“Kemungkinan kondisi di dalam pasar akan dibongkar semua jika ini semua terealisasi,” ujarnya.

(Baju Biru) Rinto Siswandi selaku Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran dan Pembinaan Pedagang, bersama Syahrul, Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar Palembang Jaya (Baju Putih) berencana akan menjadikan Pasar Sekanak sebagai pasar khusus guna memenuhi kebutuhan masyarakat Palembang.
(Baju Biru) Rinto Siswandi selaku Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran dan Pembinaan Pedagang, bersama Syahrul, Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar Palembang Jaya (Baju Putih) berencana akan menjadikan Pasar Sekanak sebagai pasar khusus guna memenuhi kebutuhan masyarakat Palembang. (SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL)

===

Sementara itu kondisi pasar Sekanak sangat memprihatinkan karena hanya tersisa 10 persen pedagang saja dari jumlah kios yang ada sebanyak 250 lebih.

Aktifitas di Sekanak menurut Rinto terjadi karena 3  faktor yakni, trayek angkutan umum yang tidak melintas lagi, keberadaan Pasar 26 Ilir, dan masyarakat dari daerah Jalur Banyuasin yang tidak lagi menjual tangkapan ikan atau beras di pasar Sekanak.

“Tiga faktor itu yang membuat Pasar Sekanak sudah sepi dari aktifitas jual beli.”

“Pedagang yang tersisa sekarang juga sedikit hanya 10 persen saja dari jumlah kios yang ada 250 itu,” ujarnya.

Rinto menambahkan, pihaknya menargetkan Pasar Sekanak menjadi pasar khusus akan terealisasi pada tahun 2019.

"Kalau di tahun ini kami berencana untuk mencari dulu pihak swasta yang mau berinvestasi di pasar Sekanak.”

“Saya berharap tahun depan sudah dapat direalisasi,” pungkasnya. (Sripoku.com/Rangga Erfizal)

===

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved