Hari Musik Nasional
Ingat Penyanyi 80-an Muchlas Ade Putra 'Tebak-tebak Buah Manggis?' Begini Nasibnya
Masih ingat pelantun tembang 'Tebak-tebak Buah Manggis' yang populer pada era 1980-an, Muchlas Ade Putra? Lewat lagu itu Muchlas
Lagu itu diciptakannya sendiri dan berhasil melambungkan namanya.
Lagu itu menjadi pemegang tahta tangga lagu radio-radio Indonesia pada awal kemunculannya.
Rupanya capaian itu mendatangkan banyak uang hingga membuat Muchlas lupa diri.
"Karena uang banyak saya sering habiskan waktu dengan teman-teman, bersenang-senang. Alkohol tiap hari menjadi rutinitas." aku Muchlas.
Setahun berlalu ia makin tenar dengan lagu Rambut Hitam Kepang Dua.
Gegara lagu itu dia mampu mendapatkan rumah di Kelapa Gading Jakarta.
Sayang capaian tertinggi dalam hidupnya itu membuatnya mulai jumawa.
Ia sering bermalas-malasan menjalani show jika tak mood.
Ia mengakui sempat menjadi orang yang kasar di puncak kariernya.
Hingga akhirnya Muchlas berkonflik dengan produsernya, Tjipto.
Muchlas bahkan pernah mengancam membunuh produsernya karena cekcok.
Sejak konflik itu karier Muchlas mulai menurun.
Ia masih menciptakan lagu tapi buahnya tak setenar album pertamanya.
Muchlas mengaku sempat bertemu kiai yang membuat dirinya meninggalkan Jakarta pada 2008.
"Semua barang saya di Jakarta, saya bagikan ke teman-teman" ucap penyanyi yang memopulerkan lagu Kau Tercipta dari Tulang Rusukku bersama Maya Angela itu.
Guna menjaga agar asap dapurnya tetap mengebul, Muchlas kini mengandalkan show dari panggung orkes kecil-kecilan.
Sekali tampil Muchlas dibayar Rp 300.000- Rp 500.000 sekali.
Begini penampilan Muchlas di Sahara Music Probolinggo.