Ini 7 Fakta Gabriel García Márquez Google Doodle Hari Ini, Karya Hingga Penyebab Dirinya Meninggal

Hari ini dia merayakan peringatan ulang tahunnya yang ke-91 meski dirinya telah meninggal dunia pada usia 87, 17 April 2014 lalu.

Tayang:
Editor: Tresia Silviana
Kolase Sripoku.com

SRIPOKU.COM - Manajemen mesin pencarian terbesar dunia, Google kembali menampilkan seorang tokoh sebagai doodle pada laman utama pencariannya pada Selasa (6/3/2018).

Seperti biasanya, doodle tokoh yang ditampilkan sedang diperingati hari kelahirannya.

Hari ini ditampilkan sosok pria dengan gambaran pemikiran yang global.

Dialah Gabriel García Márquez.

Dikutip dari Wikipedia.org, Marquez yang memiliki nama asli Gabriel José de la Concordia García Márquez adalah seorang novelis, jurnalis, penerbit, dan aktivis politik Kolombia.

Hasil gambar untuk <a href='https://palembang.tribunnews.com/tag/gabriel-garca-mrquez' title='Gabriel García Márquez'>Gabriel García Márquez</a>

Baca: Akui Sudah Tak Harmonis, Krisdayanti Bongkar Hubungannya dengan Azriel-Aurel, Raul Sampe Kasihan

Hari ini dia merayakan peringatan ulang tahunnya yang ke-91 meski dirinya telah meninggal dunia pada usia 87, 17 April 2014 lalu.

Seorang legendra sasarta tersebut meninggal dunia usai nerjuang melawan penyakit serupa dengan penyakit artis Indonesia almarhum Olga Syahputra, kanker kelenjar getah bening.

Lebih kenal dengan sosoknya, berikut 7 fakta tentang Marquez dirangkum tribun-timur.com dari berbabagi sumber:

1. Pria ini lahir pada 6 Maret 1927 di Aracataca, Kolombia

Ia dilahirkan di kota Aracataca di departemen Magdalena, namun hidupnya kebanyakan dijalaninya di Meksiko dan Eropa. 

Baca: Didoakan Berubah Usai Ayahnya Meninggal, Foto Terbaru Millendaru Ini Bikin Netter Syok Makin Jadi

2. Pasangan semasa hidupnya bernama Mercedes Barcha Pardo

Darinya dia memiliki dua anak yakni Rodrigo García Barcha dan Gonzalo García Barcha.

Google Doodle menampilkan Gabriel Garcia Marquez.

Baca: Tak Disangka, Ternyata Jago Bersajak, Ini 5 Puisi Milik Putri Marino, No 4 Bikin Baper Abis!

3. Karya sastranya cukup banyak dan fantastis

One Hundred Years of Solitude Autumn of the Patriarch dan Love in the Time of Cholera adalah dua diantara novel terkenalnya.

Dia sering dianggap sebagai salah seorang penulis terbesar yang menggunakan bahasa Spanyol.

Saking larisnya dia harus menerjemahkan ke sjumlah bahasa di dunia.

Termasuk Bahasa Indonesia loh.

Baca: Mirip Dilan, Ini Kata-kata Terakhir Bianca Jodie Sebelum Terelimanasi dari Indonesia Idol, Pedih

4. Tak sekedar digemari, karya sastranya bahkan mendapatkan penghargaan tertinggi di bidang sastra.

Satu diantaranya Penghargaan hadiah Nobel Sastra pada tahun 1982

5. Marquez diketahui meninggal akibat melawan menyakit kanker getah bening sebeku akhirnya meninggal dunia pada 17 April 2014 lalu

Baca: Maria Melejit Jadi Kontestan Terbaik Tapi Bianca Jodie Tersingkir dari Top 7 Indonesian Idol

6. Berjuang melawan penyakit kanker ganas, dia tetap saja aktif berkarya. 

Selama masa berjuangnya tersebut dia menulis tentang pengalaman mengerikannya melawan penyakit.

Dia menuliskan memoar tentang keadaannya sehari-hari.

Perkembangan penyakitnya serta derita yang dialami.

Baca: Ini Jawaban Ayah Marion Jola Saat Ditanya Fans Soal Oplas Anaknya, Endingnya Bikin Ngakak!

7. Karyanya yang cukup ekstrim adalah saat dirinya kebanyakan bicara soal kematian, sekarat, penguburan, dan hakikat dunia beserta kehidupannya.

===

Dukungan Revolusioner Amerika Latin

Hasil gambar untuk <a href='https://palembang.tribunnews.com/tag/gabriel-garca-mrquez' title='Gabriel García Márquez'>Gabriel García Márquez</a>

Marquez juga dikenal karena persahabatannya dan dukungannya yang kuat terhadap Fidel Castro.

Ia pun pernah mengungkapkan simpatinya terhadap sejumlah kelompok revolusioner Amerika Latin, khususnya pada tahun 1960-an dan 1970-an.

Baca: Pipanisasi Gas Bumi Palembang-TAA-Muntok Jadi Prioritas, Ternyata Ini Keuntungannya untuk Sumsel

Ia juga kritis terhadap situasi politik di Kolombia.

Meskipun ia banyak dituduh oleh anggota-anggota pemerintah Kolombia beberapa dasawarsa yang lalu, tidak ada bukti bahwa ia pernah secara terbuka mendukung kelompok-kelompok gerilya seperti FARC dan ELN yang beroperasi di Kolombia.

Sejak awal tahun 1980-an, Marquez sesekali pernah menjadi fasilitator yang tidak menonjolkan diri, biasanya bersama dengan Castro, dalam sejumlah perundingan antara pemerintah dan kaum gerilya

(TribunTimur/RasniGani)

Artikel ini telah tayang di Tribunmakassar dengan judul Meninggal karena Kanker, 7 Fakta Gabriel García Márquez Google Doodle Hari Ini, No 6 Bikin Merinding, http://makassar.tribunnews.com/2018/03/06/meninggal-karena-kanker-7-fakta-gabriel-garca-mrquez-google-doodle-hari-ini-no-6-bikin-merinding?page=all.

Editor: Rasni

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved