Giat Operasi BKM 2018, Kapolres Lubuklinggau Jadi Inspektur Upacara di SMAN 1

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA di Kota Lubuklinggau.

Tayang:
Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar menjadi inspektur upacara di SMAN1 Kota Lubuklinggau, Senin (5/3/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar menjadi inspektur upacara di SMAN1 Kota Lubuklinggau, Senin (5/3/2018).

Perwira polisi berpangkat melati dua itu menjadi inspektur upacara di SMAN 1 Lubuklinggau ini dalam rangka Operasi Bina Kusuma Musi (OBKM) 2018.

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA di Kota Lubuklinggau.

 Dengan mengedepankan fungsi Binmas mulai dari para PJU Polres Lubuklinggau, Kanit Binmas dan Para Bhabinkamtibmas untuk menjadi inspektur upacara di sekolah tingkat SMA dan SMP yang ada di kelurahan dalam wilayah binaannya.

Dalam kegiatan upacara tersebut, Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar membacakan amanat Kapolda Sumsel yang isinya antara lain, bahwa saat Ini begitu banyak kenakalan remaja berbagai bentuk perbuatan negatif atau menyimpang yang dilakukan oleh para remaja seperti kebiasaan merokok dan narkoba.

 Awalnya ingin coba-coba hingga menjadi ketergantungan dan mereka menganggap hal tersebut sebagai sebuah kebanggaan dan menjadi simbol sebuah keberanian. serta masih banyak perilaku menyimpang lainnya seperti masuk geng motor, suka tawuran, mabuk-mabukan dan lain-lain.

 Kemudian terkait kasus asusila, pemerkosaan dan kekerasan di sekolah.

Terkait hal ini, agar para guru, orang tua dan pihak terkait mengawasi tingkah laku anak didik siswa dan siswi agar selalu senantiasa mewaspadai kenakalan remaja.

Baik penyalahgunaan narkoba, tawuran atau tindak asusila lainnya. Karena apabila melakukan perbuatan tersebut, akan ada tindakan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Maka dari itu guru mempunyai peran penting di sekolah selain orang tua di rumah.

"Pilihlah lingkungan dan teman gaul yang selektif jangan asal senang saja.

Lingkungan yang tidak baik dapat menjerumuskan kalian ke situasi yang lebih buruk.

Maka lebih baik tidak mendekatinya sama sekali. Banyak tempat gaul positif yang bisa dipiilh baik di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah," kata AKBP Sunandar, Senin (5/3/2018).

"Masa depan penerus bangsa ada di pundak kalian. Oleh sebab itu persiapkan diri kalian dengan meningkatkan pendidikan keterampilan serta perilaku yang terbaik. Kejarlah ilmu dan keterampilan setinggi-tingginya," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved