Usai Dilantik, Pengurus Bowling Sumsel Punya Agenda Menarik untuk Kids Zaman Now

Mereka mendapat kesempatan melakukan TC itu, tiga bulan sebelum pagelaran Asian Games 2018 Agustus mendatang.

Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/RESHA
Pengurus Provinsi Persatuan Boling Indonesia (PBI) Sumsel berfoto bersama usai dilantik Gubernur Sumsel Alex Noerdin di Griya Agung, Jumat (23/2/2018) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG—Usai dilantik oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, Jumat (23/2/2018) malam, jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Sumsel periode 2018 – 2022 mendapat tugas baru.

Tugasnya, yaitu mencari bibit-bibit berpotensi yang berasal dari putera daerah.

Apalagi, sejak didirikannya venue Bowling Centre yang berada di Jakabaring Sport City (JSC), PBI Sumsel dituntut untuk menggunakan venue berstandar dunia tersebut. Sehingga tidak hanya punya fasilitas mentereng, tapi juga prestasi yang cemerlang.

Menurut Ketua Umum PBI Sumsel Kurmin Halim, PBI Sumsel telah membuat suatu program untuk membuat generasi kids zaman now tertarik untuk datang dan bermain di venue tersebut.

Yaitu, dengan perkenalan ke kampus-kampus dan sekolah-sekolah yang ada di Sumsel.

“Kita akan ke SMP, SMA kemudain anak-anak kuliah. Dari situ kita akan mendapatkan bibit-bibit baru. Karena sebenarnya mendapatkan bibit-bibit itu tidaklah sulit, dan bermain boling juga tak sulit,” ujarnya usai pelantikan.

Jika sosialisasi tersebut digencarkan, cukup dimulai dari sediit orang yang datang. Mereka akan menarik teman-temannya yang lain dengan cara kids zaman now tadi, yaitu memanfaatkan sosial media.

“Setelah mereka lempar dan direkam, kemudian mereka posting di sosial media, secara tidak langsung membuat teman-teman yang lain ingin ikut,” tuturnya.

Tak dapat dipungkiri, ia mengaku olahraga telah menjadi gaya hidup bagi kawula muda saat ini.

Memanfaatkan hal tersebut, Kurmin akan segera membentuk skema untuk menjaring bibit-bibit yang memiliki potensi dari mereka yang awalnya tertarik untuk sekadar bermain, menjadi atlet yang siap dibina.

“Kedepan tugas berat bagi kami PBI Sumsel. Karena dengan dibangunnya bowling centre yang luar biasa, ini yang terbaik di Asia. Jangan sampai gedungnya yang bagus tapi prestasinya ga ada. Nanti saya bisa dimarahi Pak Gubernur,” ujarnya lagi.

Pun demikian, ia berjanji tak akan membeli atlet jika kedepan ada event yang berkaitan dengan boling. Menurutnya, seorang atlet berbakat bukanlah dari hasil yang instan, tapi proses yang berkepanjangan.

“Dalam arti, beri saya waktu satu sampai dua tahun untuk membentuk satu tim yang solid, karena kita memang sudah ada atlet yang bagus dan umurnya juga muda,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan sudah menjadi tugas pengurus yang baru untuk mencari bibit muda tersebut.

Disamping itu, ia juga mengingatkan agar terus fokus pada gelaran Asian Games 2018 mendatang, dimana Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan cabang olahraga boling.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved