Pedagang di Pasar Malam Kuliner Gratis Biaya Sewa Selama 6 Bulan

Untuk iuran kebersihan, iuran keamanan, listrik dan air bersih itu ditagih pihak pengelola koperasi sriwijaya sebesar Rp20 ribu.

Penulis: Siti Olisa | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA/DOKUMEN
Suasana malam di Lorong Basah saat Ini. Disini rencananya akan ada pasar kuliner malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Untuk tahap awal, pedagang di pasar malam kuliner di Lorong Basah bebas biaya sewa selama 6 bulan.

Hal ini dilakukan agar 100 pedagang yang akan meramaikan Night Culinery Market konsisten berjualan di tempat ini.

Sedangjan biaya listrik, kebersihan dan keamanan tetap akan dibebankan.

Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya, Asnawi P Ratu, Kamis (7/1) usai rapat pembahasan pengelola pasar di ruang parameswara, mengatakan, setelah enam bulan gratis, tiga bulan kedepan pedagang membayar 30 persen dari ketetapan, tiga bulan lagi 50 persen, tiga bulan kedepan 75 persen hingga tiga bulan kedepannya lagi baru 100 persen dari biaya sewa yang sudah ditetapkan.

Sedangkan uang retribusi untuk iuran kebersihan, iuran keamanan, listrik dan air bersih itu ditagih pihak pengelola koperasi sriwijaya sebesar Rp20 ribu.

"Ini hanya digratiskan selama tiga hari uji coba dan tiga hari setelah launching," ujarnya.

Luas Lorong Basah ini sepanjang 180 meter, untuk lebar satu tenan 3,8 meter. Tiap tenan, diberikan 150 watt untuk pemakaian listrik. Perkiraan biaya yang ditetapkan Rp 750 ribu per bulan, namun ini masih digodok, belum ketentuan.

Kepala Dinas Pariwisata, Isnaini Madani mengatakan, uji coba akan dilakukan selama tiga hari, pedagang diminta konsisten untuk berjualan di masa uji coba ini. Setelah uji coba, senin (11/2) malam, kuliner malam ini akan dilaunching oleh Walikota Palembang, H Harnojoyo.

Para pedagang ini juga akan mendapatkan 60 bantuan meja di malam pertama uji coba dari pihak sponsor minuman.

Jika hari pertama ramai dikunjungi pembeli, pihak ketiga tersebut akan menambah 40 meja lagi sesuai kebutuhan 100 meja dan 400 kursi.

"Kami sangat berterima kasih dengan adanya bantuan ini, peralatan jualan pedagang bisa seragam, bagi pedagang yang tidak konsisten berjualan selama tiga hari berturut - turut akan dialihkan ke pedagang lain. Sebab, ada sekitar 200 pedagang yang mengantri untuk berjualan di pasar kuliner tersebut," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved