Seminggu Sebelum Kematian Tragis, Pria Ini Terbayang Wajah Putrinya Berada di Tempat Ini

Putrinya tewas tenggelam di dalam kolam galian C, di Jalan R Dentjik Asaari, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan AAL Palembang.

Penulis: Rangga Erfizal | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Warga menggotong keranda berisi jenazah Anaisha Putri Aulia untuk dimakamkan, Sabtu (27/1/2018). Almarhumah adalah salah siswi yang meninggal akibat tenggelam di kolam galian C di Jalan R Dentjik Asaari, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar, Jumat (26/1/2018) sekitar pukul 15.00. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Suasana duka tergambar jelas di kediaman Supriadi (40), Sabtu (27/1/2018).

Rumah yang terletak di Jalan Veteran Sei Bendung RT 26 RW 06 Palembang itu dipenuhi oleh pelayat yang notabene merupakan tetangga dan kerabat korban serta sahabat korban.

Sehari sebelumnya Anaisha Putri Aulia (14) anak sulung dari empat bersaudara tersebut tenggelam di dalam kolam galian C, di Jalan R Dentjik Asaari, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar Daun, Palembang.

Evakuasi korban tenggelam di kolam galian C di kawasan Jalan Den Tjik Asaari Kecamatan Alang Alang Lebar (AAL) Palembang, Jumat (26/1/2018).
Evakuasi korban tenggelam di kolam galian C di kawasan Jalan Den Tjik Asaari Kecamatan Alang Alang Lebar (AAL) Palembang, Jumat (26/1/2018). (Dok Basarnas)

Tidak ada yang menyangka termasuk ibu korban Een Roheni (36).

Pasalnya kemarin, Jumat (26/1/2018) merupakan hari perpisahan Anaisha dan seluruh keluarganya.

Een pun hingga saat ini masih syok dan terpukul atas kepergian anak pertamanya tersebut.

Een tak berhenti meratapi kepergian anak sulungnya tersebut.

“Ini tasnya Anisha, ini jaketnyo jugo. Aku nak pergi dulu nganter dio sekolah,” ujarnya saat dibopong keluarga ketika jenazah anaknya dibawa untuk dimakamkan.

Beberapa sahabat Anaisha di SD Adabiah Palembang pun silih berganti datang untuk melepas sahabatnya ke tempat peristirahatan terakhir.

Evakuasi korban tenggelam di kolam galian C di kawasan Jalan Den Tjik Asaari Kecamatan Alang Alang Lebar (AAL) Palembang, Jumat (26/1/2018).
Evakuasi korban tenggelam di kolam galian C di kawasan Jalan Den Tjik Asaari Kecamatan Alang Alang Lebar (AAL) Palembang, Jumat (26/1/2018). (Dok Basarnas)

Tiara (15) mengungkapkan sahabatnya tersebut terkenal sebagai pribadi yang baik dan mudah bergaul.

Menurutnya Anisha orang yang tidak pilih-pilih teman dan terkenal berkepribadian tomboy, sehingga dengan siapa saja ia bisa berteman.

"Korban baik, suka ngelucu, dan mudah akrab. Terakhir saya ketemu waktu reunian kelas 3 SMP tahun lalu.

Namun sejak SMA sudah tidak pernah ketemu lagi. Tadi pagi baru dapat kabar, kami kira main-main,” katanya.

Di kesempatan yang sama Supriadi mengatakan sosok anaknya merupakan anak yang cukup berprestasi dan tidak neko-neko.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved