Mau Pinjam Uang, Adik Pria ini Justru Tak Membantu, Tak Lama Nasibnya Sungguh Tragis

Pada suatu malam, tampak panorama malam yang sunyi senyap diiringi tiupan angin sepoi-sepoi.

Kolase Sriwijaya Post/Net
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM -- Pada suatu malam, tampak panorama malam yang sunyi senyap diiringi tiupan angin sepoi-sepoi.

Para penduduk desa sibuk sepanjang hari menikmati suasana yang teduh.

Namun, seorang pria bernama Li justru tampak mondar-mandir dengan gelisah di rumahnya.

Kondisi keuanganlah yang saat itu membuat Li merasa sangat gelisah.

Dua tahun lalu, istrinya jatuh sakit dan diharuskan menjalani rawat inap di rumah sakit selama hampir satu bulan lamanya.

Selama  menemani sang istri, Li sudah menghabiskan puluhan juta selama perawatan itu.

Sementara tahun lalu, ayah dan ibu Li meninggal dunia secara berturut-turut, dan lagi-lagi hal ini membuatnya menghabiskan cukup banyak uang.

(IST)

===

Beberapa waktu lalu, Li memutuskan untuk naik gunung untuk mencari barang-barang hasil gunung (Buah-buahan liar, kayu bakar, hewan buruan dan semacamnya) agar bisa dijual kembali untuk menambah kebutuhan keluarga.

Namun, tanpa sengaja Li justru terjatuh dari tebing/.

Nyawanya memang selamat, tapi hal ini semakin membuatnya kesulitan mencari uang.

Akhirnya dengan terpaksa Li memutuskan untuk meminjam uang dengan tetangga dan sanak saudara atau teman-teman untuk membayar biaya pengobatan istrinya.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved