Warga Berlarian Keluar Gedung, Gempa Jakarta dan Banten Ternyata Lebih Terasa di Daerah Ini

Titik ini tepatnya berlokasi di laut pada jarak 43 KM arah selatan Kota Muarabinuangeun, Kabupaten Cilangkahan, Provinsi Banten, pada kedalaman 61 KM.

SRIPOKU.COM -- Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan oleh BMKG, gempa bumi berkekuatan 6,1 SR yang terasa di wilayah Banten dan Jakarta terjadi di koordinat episenter pada 7,23 LS dan 105,9 BT.

Titik ini tepatnya berlokasi di laut pada jarak 43 KM arah selatan Kota Muarabinuangeun, Kabupaten Cilangkahan, Provinsi Banten, pada kedalaman 61 KM.

Berdasarkan data terakhir yang terpantau dari peta guncangan, getaran hampir merata di seluruh Jawa Barat dan Sumatera Selatan.

Rata-rata guncangan berkekuatan 3 sampai 5 MMI.

===

Khusus untuk daerah pusat gempa di Jawa Barat bagian barat daya, dekat Selat Sunda, guncangannya paling kuat, yakni mencapai 5 MMI.

"Jadi, barangkali guncangan paling kuat dirasakan di sana.”

”Semoga saja tidak banyak berpengaruh terhadap kerusakan bangunan," ucap Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.

Pihak BMKG sendiri belum mengetahui sejauh mana kerusakan bangunan yang terjadi di sana.(*)

(Sumber : Tribunnews)

===

Dikira Stroke

Wakil Ketua MPR, Mahyudin, mengaku sempat merasa kaget saat merasakan gempa yang terjadi pada Selasa siang, (23/1/2018).

Mahyudin bahkan saat itu mengira dirinya terkena penyakit stroke lantaran merasakan goncangan gempa saat sedang melaksanakan Salat Zuhur.

‎"Saya lagi salat, pas tahiyat akhir tiba-tiba goyang kaget juga saya pikir apakah saya lagi stroke perasaan saya bergoyang ternyata gedungnya yang bergoyang," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (23/1/2018).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved