Breaking News

Pemilihan Walikota Palembang

Eddy Santana Putra Imbau Warga Palembang untuk Pilih Walikota seperti Ini

Pemimpin ataupun calon pemimpin Kota Palembang, harus bersyukur memiliki Sungai Musi yang terbentang di tengah kota.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
ilustrasi
ilustrasi pemilihan walikota palembang 2018 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mantan Walikota Palembang dua periode Ir H Eddy Santana Putra (ESP) MT mengingatkan warga Kota Palembang untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Palembang, Juni 2018 mendatang.

Ia juga mengimbau agar masyarakat memilih memimpin yang mampu membawa Kota Palembang menjadi lebih baik.

Hal ini diungkapkannya saat menjadi salah satu narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) bertema "Equitas Pemimpin dan Tampilan Kota Palembang 5 Tahun Kedepan", bertempat di Meet Up Cafe, Senin (22/1/2018) malam.

Panas! Gunakan 10 Bus Pedagang Pasar Cinde Serbu Walikota Palembang. Mereka Tuntut Ini

Empat Program Ini Disoroti Pasangan Balon Walikota Palembang Sarimuda dan Cek Rozak

Walikota Palembang Berharap Udara Kota Palembang Bebas Polusi

Mantan Walikota Palembang dua periode Ir H Eddy Santana Putra MT memberì paparan pada Focus Group Discussion (FGD) bertema
Mantan Walikota Palembang dua periode Ir H Eddy Santana Putra MT memberì paparan pada Focus Group Discussion (FGD) bertema "Equitas Pemimpin dan Tampilan Kota Palembang 5 Tahun Kedepan", di Meet Up Cafe, Senin (22/1/2018) malam. (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

"Cari pemimpin yang kita yakini mampu membawa Kota Palembang menjadi lebih baik lagi," ungkap Eddy.

Ia berharap, keberhasilan Kota Palembang dalam membangun kota bisa dipertahankan atau ditingkatkan lagi.

Sebagai contoh, pencapaian yang sudah didapat kota pempek adalah masuk dalam 7 besar kota ternyaman untuk ditinggali, berdasarkan survei dari Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) yang dipublikasi tahun 2014.

Ketujuh kota ternyaman itu, yakni Kota Balikpapan, Solo, Malang, Yogyakarta, Makassar, Palembang dan Bandung.

Jembatan ampera
Jembatan ampera ()

"Ini pencapaian luar biasa bagi Kota Palembang, yang harusnya dipertahankan.

Karena untuk mendapatkan predikat itu, ada 27 indikator yang harus dipenuhi. Di antaranya ketersediaan fasilitas, air bersih dan bagaimana interaksi antar penduduknya," kata mantan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel ini.

Kabut asap yang menyelimuti kawasan Sungai Musi di Kota Palembang, Selasa (1/9/2015) pagi.
Sungai Musi di Kota Palembang, Selasa (1/9/2015) pagi. (SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH)

Di sisi lain, kata Eddy, pemimpin ataupun calon pemimpin Kota Palembang, harus bersyukur memiliki Sungai Musi yang terbentang di tengah kota.

Potensi ini harus dimanfaatkan maksimal, terutama bagi sektor pariwisata.

Kepala Tugu Belido di Plaza Benteng Kuto Besak, Selasa (25/7/2017). Tugu Belido dikirim dari Kabupaten Boyolali tiba di Palembang, Minggu (23/7) kemarin.  Berat tugu ini sekitar 2 ton dengan tinggi sekitar 9 meter. Bahannya terbuat dari perak. Menurut pekerja diperkirakan  Tugu Belido ini akan terpasang dua minggu kedepan bila semua sudah rapi.
Kepala Tugu Belido di Plaza Benteng Kuto Besak, Selasa (25/7/2017). Tugu Belido dikirim dari Kabupaten Boyolali tiba di Palembang, Minggu (23/7) kemarin. Berat tugu ini sekitar 2 ton dengan tinggi sekitar 9 meter. Bahannya terbuat dari perak. Menurut pekerja diperkirakan Tugu Belido ini akan terpasang dua minggu kedepan bila semua sudah rapi. (SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT)
Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved