Ribuan Kendaraan Terjebak Macet di Jalinsum Muaraenim. Penyebabnya Bikin Warga Geram

Aan (39), warga Muaraenim, ia rencananya hari ini mau masuk kerja, namun akibat terjebak macet terpaksa tidak masuk kerja.

Tayang:
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Gara-gara truk batubara patah As, Jalan Lintas Sumatera macet total hingga puluhan kilometer. Akibatnya ribuan kendaraan terjebak macet dari Desa Gunung Megang Dalam sampai ke Desa Perjito, Kecamatan Gunung Megang, Muaraenim, Senin (08/01/2018). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Gara-gara truk batubara patah As, Jalan Lintas Sumatera macet total hingga puluhan kilometer.

Ribuan kendaraan terjebak macet dari Desa Gunung Megang Dalam sampai ke Desa Perjito, Kecamatan Gunung Megang, Muaraenim, Senin (08/01/2017).

Dari informasi yang dihimpun Sripoku.com di lapangan, kemacetan terjadi akibat posisi truk agak melintang di dekat perlintasan Kereta Api Desa Gunung Megang sekitar pukul 22.00.

Akibatnya jalan menjadi sempit dan hanya bisa dilalui satu jalur sehingga pengendara saling serobot tidak mau saling mengalah dan akhirnya kendaraan saling mengunci dan terjebak macet.

Kemacetan tersebut baru bisa terurai sekitar pukul 09.00, setelah Polsek Gunung Megang dan diback up lantas Polres Muaraenim turun ke lapangan.

Menurut salah satu pengendara yang terjebak dalam kemacetan tersebut, Aan (39), warga Muaraenim, ia rencananya hari ini mau masuk kerja, namun akibat terjebak macet terpaksa tidak masuk kerja.

Dia berangkat dari Palembang usai menghadiri hajatan keluarga sekitar pukul 19.00 dan tiba di Gunung Megang sekitar pukul 23.00.

Setelah itu terjebak macet dan baru lepas dari macet pada pukul 09.00.

"Kami minta truk batubara jangan lagi lewat Jalinsum. Lewatlah Jalan Servo atau lewat KA.

Tidak untungnya ke masyarakat benar-benar sangat merugikan rakyat. Tolong Pak Gubernur jangan lagi diperpanjang izin mengangkut di Jalinsum," ujarnya dengan nada tinggi.

Gara-gara truk batubara patah As, Jalan Lintas Sumatera macet total hingga puluhan kilometer. Akibatnya ribuan kendaraan terjebak macet dari Desa Gunung Megang Dalam sampai ke Desa Perjito, Kecamatan Gunung Megang, Muaraenim, Senin (08/01/2018).
Gara-gara truk batubara patah As, Jalan Lintas Sumatera macet total hingga puluhan kilometer. Akibatnya ribuan kendaraan terjebak macet dari Desa Gunung Megang Dalam sampai ke Desa Perjito, Kecamatan Gunung Megang, Muaraenim, Senin (08/01/2018). (SRIPOKKU.COM/ARDANI ZUHRI)

Hal senada juga diungkap Yati (35) warga Tanjungenim, bahwa ia berangkat dari Palembang pukul 15.00 dan tiba di Gunung Megang sekitar pukul 18.00, tetapi sudah terjebak macet. Dan baru lepas dari macet sekitar pukul 10.00.

Bahkan banyak kendaraan yang putar balek tidak tahan tidur di jalan.

"Kami terjebak macet hampir 10 jam, kelaparan dan kehausan. Tolong pak mobil batubara jangan lagi lewat Jalinsum," ujarnya.

Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kasatlantas AKP Adik Listiyono yang didampingi Kapolsek Gunung Megang AKP Iwan Gunawan, membenarkan telah terjadinya kemacetan panjang di daerah tersebut.

Dari semalam sampai saat ini anggotanya yang dibantu oleh personel dari Polsek Gunung Megang dipimpin Kapolsek Gunung Megang AKP Iwan Gunawan sedang melaksanakan penguraian kemacetan tersebut.

"Benar telah terjadinya kemacetan panjang di kawasan jalan lintas Sumatera yang ada di desa Gunung Megang Dalam yang disebabkan oleh truk batu bara patah as," ujar Adik.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved