PAW Tiga Anggota Legeslatif dari PPP Tinggal Dilakukan Ekskusi

"Tiga nama sudah keluar ditandatangani Gubernur Sumsel, tinggal eksekusi PAW saja," ujar Sekretaris DPW PPP Sumsel H Rizal Kenedi SH MM.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Rizal Kenedi : Sekretaris DPW PPP Sumsel 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Pasca kemenangan kubu PPP versi Romi, DPW PPP Sumsel ajukan tiga nama anggota legislatif untuk dilakukan Pengganti Antar Waktu (PAW) di Sumsel.

"Tiga nama sudah keluar ditandatangani Gubernur Sumsel, tinggal eksekusi PAW saja," ujar Sekretaris DPW PPP Sumsel H Rizal Kenedi SH MM, di sela-sela pembukaan Latihan Kepemimpinan Kades Dasar (LKKD) Angkatan I DPC Kabupaten Muaraenim, di Hotel Griya Serasan, Rabu (26/12/2017).

Menurut Rizal, setelah permasalahan intern PPP selesai tidak ada lagi dualisme kepengurusan.

Pihaknya telah mengajak kepada teman-teman PPP pihak besan (Yan Parij, red) terutama yang duduk dilegeslatif untuk kembali bergabung ke PPP versi Romi.

Namun ada yang masih tetap kukuh di pihak besan, bahkan kita sudah berikan surat peringatan berkali-kali kepadanya namun tetap membakang, maka terpaksa kita lakukan PAW.

Sebab pihaknya menganggap mereka sudah tidak sejalan lagi dengan garis partai sesuai yang diamanatkan dengan AD/ART partai.

Dikatakan Rizal, untuk saat ini, ada tiga orang yang SK Gubernurnya sudah keluar yakni satu di Kabupaten Ogan Ilir dan dua orang dari Lubuk Linggau. Sedangkan yang lainnya akan menyusul.

Ketika ditanya apakah keputusan tersebut sudah final, Rizal mengatakan sudah final.

Mengenai seandainya ada yang tidak senang atau tidak terima dengan keputusan tersebut, silahkan mereka melakukan gugatan secara hukum.

Selain itu juga, akan dilakukan pengambilalihan kantor PPP dengan bantuan keamaan dari pihak Kepolisian, sebab secara hukum mereka tidak berhak lagi.

Sementara itu Ketua DPC PPP Muaraenim H Nurul Aman SH didampingi Sekretaris Hafiz Firsadha Fadil, bahwa tujuan Latihan Kepemimpinan Kades Dasar (LKKD) Angkatan I DPC Kabupaten Muaraenim, selain untuk penguatan kader dan konsolidasi partai, juga sebagai salah satu syarat untuk menjadi anggota legislatif.

Kegiatan dilaksanakan dua hari dari tanggal 27-28 Desember 2017. Adapun untuk peserta ada 85 orang yang berasal dari 20 kecamatan di Kabupaten Muaraenim.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved